Kunjungi Perbatasan Gaza Mesir, Angelina Jolie Tegaskan Komitmen Kemanusiaan untuk Palestina

POLITIKAL.CO – Aktris Hollywood Angelina Jolie kembali menarik perhatian publik internasional setelah melakukan kunjungan kemanusiaan ke perbatasan Rafah, wilayah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen lama Jolie dalam isu kemanusiaan, khususnya terhadap penderitaan warga sipil Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.
Angelina Jolie datang ke Rafah dalam rangkaian perjalanan kemanusiaan yang melibatkan sejumlah pihak dari Amerika Serikat. Kehadirannya disambut pejabat Mesir, termasuk Gubernur Sinai Utara Khaled Megawer. Kunjungan ini berlangsung di tengah sorotan dunia internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.
Jolie dikenal aktif menyuarakan isu pengungsi dan korban konflik bersenjata. Sebelumnya, ia menjabat sebagai utusan khusus Badan Pengungsi PBB (UNHCR) selama dua dekade sebelum mengundurkan diri demi memperluas ruang geraknya di lapangan.
Tinjau Gudang Bantuan dan Fasilitas Kemanusiaan
Selama berada di kawasan perbatasan Rafah, Angelina Jolie meninjau sejumlah fasilitas logistik yang digunakan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Ia melihat langsung gudang penyimpanan bantuan, jalur distribusi logistik, serta sistem pendukung yang dikelola otoritas setempat dan organisasi kemanusiaan.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memahami secara langsung tantangan yang dihadapi dalam proses penyaluran bantuan ke Gaza. Rafah menjadi salah satu pintu masuk utama bantuan kemanusiaan di tengah pembatasan akses dan situasi keamanan yang tidak stabil.
Jolie tampak berdialog dengan para relawan dan petugas kemanusiaan yang bertugas di lapangan. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja mereka yang terus berupaya membantu warga sipil di tengah keterbatasan dan risiko tinggi.
Sambangi Rumah Sakit, Temui Pasien Palestina
Selain meninjau fasilitas logistik, Angelina Jolie juga mengunjungi rumah sakit di Kota Arish, Mesir, yang berlokasi tidak jauh dari perbatasan Rafah. Rumah sakit tersebut menjadi salah satu tempat rujukan bagi warga Palestina yang dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Di rumah sakit itu, Jolie berbincang langsung dengan pasien Palestina yang tengah menjalani perawatan. Ia mendengarkan kisah mereka serta kondisi kesehatan yang dialami akibat dampak konflik. Kehadiran Jolie di rumah sakit tersebut dinilai sebagai bentuk empati langsung terhadap para korban sipil.
Jolie juga bertemu dengan keluarga pengungsi Palestina dan Sudan yang kini berada di Mesir. Pertemuan itu menyoroti kompleksitas krisis kemanusiaan yang tidak hanya berdampak pada satu kelompok, tetapi meluas ke berbagai komunitas pengungsi di kawasan tersebut.
Dukungan Publik Mengalir di Media Sosial
Kunjungan Angelina Jolie ke perbatasan Rafah memicu respons luas di media sosial. Sejumlah netizen membagikan foto dan video Jolie selama berada di lokasi, disertai pujian atas langkah konkret yang ia lakukan.
Banyak warganet menilai aksi Jolie bukan sekadar simbolis. Mereka melihat kunjungan tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Nama Angelina Jolie pun kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital.
Dukungan publik ini tidak lepas dari rekam jejak Jolie yang konsisten mengangkat isu pengungsi dan korban konflik. Selama bertahun-tahun, ia aktif mengunjungi wilayah konflik dan menyuarakan perlindungan bagi warga sipil.
Komitmen Lama dalam Isu Pengungsi dan Kemanusiaan
Angelina Jolie selama ini dikenal sebagai figur publik yang vokal dalam isu kemanusiaan global. Ia pernah menjabat sebagai utusan khusus UNHCR selama sekitar 20 tahun. Dalam peran tersebut, Jolie mengunjungi berbagai wilayah konflik dan kamp pengungsi di berbagai negara.
Ia kemudian memilih melepaskan jabatan tersebut agar dapat bekerja lebih luas dan fleksibel di luar struktur organisasi internasional. Keputusan itu ia ambil demi meningkatkan dampak langsung di lapangan.
Kunjungan ke Rafah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dunia internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Selain itu, langkah Jolie dinilai mampu mendorong perhatian global dan memperkuat desakan agar bantuan kemanusiaan dapat disalurkan secara lebih besar dan berkelanjutan.
Di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda, kehadiran figur publik seperti Angelina Jolie menjadi sorotan tersendiri. Banyak pihak berharap keterlibatan tokoh internasional dapat membantu menjaga fokus dunia terhadap penderitaan warga sipil dan pentingnya perlindungan kemanusiaan.
(Redaksi)

