Samarinda

Dibuka Wakil Wali Kota, Loka Sabha XI PHDI Kota Samarinda Resmi Digelar

POLITIKAL.ID – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, secara resmi membuka kegiatan Loka Sabha (Musyawarah Daerah) XI Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Samarinda Tahun 2026.

Saefuddin Zuhri membuka kegiatan tersebut secara langsung di Pura Jagad Hita Karana, Jalan Sentosa, Kecamatan Sungai Pinang, Sabtu (24/1/2026) pagi.

Loka Sabha XI PHDI Kota Samarinda menjadi forum musyawarah daerah tertinggi umat Hindu di tingkat kota. Forum ini berfungsi sebagai wadah penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, merumuskan kebijakan strategis organisasi, serta memperkuat peran PHDI dalam pembinaan dan pelayanan umat Hindu di Kota Samarinda.

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, perwakilan Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai kecamatan menghadiri kegiatan ini.

Saefuddin Zuhri Apresiasi PHDI Kota Samarinda

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran pengurus PHDI Kota Samarinda serta seluruh panitia yang bekerja keras menyelenggarakan Loka Sabha XI. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar agenda organisasi.

“Loka Sabha bukan hanya forum administratif untuk memilih pengurus dan menyusun program kerja. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang refleksi, evaluasi, dan penguatan komitmen pengabdian kepada umat Hindu serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Saefuddin.

Ia menegaskan bahwa PHDI sebagai organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Kota Samarinda yang majemuk.

Pemerintah Kota Samarinda, kata dia, memandang umat Hindu sebagai mitra penting dalam membangun kehidupan sosial, budaya, pendidikan, dan ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai kebersamaan.

Arah Kebijakan Lima Tahun ke Depan

Lebih lanjut, Saefuddin menyampaikan bahwa Loka Sabha XI memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja PHDI Kota Samarinda untuk lima tahun ke depan. Oleh karena itu, ia berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat berjalan secara demokratis, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Dharma.

“Pemerintah Kota Samarinda berharap PHDI terus menjadi organisasi yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai ajaran Hindu yang luhur,” katanya.

Agenda Loka Sabha XI PHDI Kota Samarinda Tahun 2026 meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2021–2026, penyampaian pandangan umum dari perwakilan kecamatan, perumusan rekomendasi strategis, pemilihan Ketua Pengurus Harian PHDI Kota Samarinda masa bakti 2026–2031, serta pembentukan tim formatur kepengurusan baru.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa seluruh pihak hendaknya memaknai proses pergantian kepengurusan sebagai bagian dari regenerasi dan penguatan organisasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2021–2026 atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi selama masa bakti.

“Kepada pengurus yang baru nanti, kami berharap mereka dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya, dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan pelayanan yang tulus kepada umat,” ujarnya.

Fokus pada Generasi Muda

Saefuddin juga mendorong PHDI Kota Samarinda untuk terus berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan ke depan, khususnya dalam pembinaan generasi muda Hindu. Ia menilai penguatan pemahaman ajaran Dharma, pemanfaatan teknologi informasi secara bijak, serta pengembangan ekonomi umat berbasis solidaritas dan gotong royong sebagai isu penting yang memerlukan perhatian bersama.

“Generasi muda Hindu harus memiliki bekal tidak hanya pemahaman spiritual, tetapi juga kemampuan beradaptasi di era digital, agar mereka mampu menjadi agen perubahan yang berkarakter dan berdaya saing,” katanya.

Sementara itu, panitia Loka Sabha XI menyampaikan bahwa mereka merancang kegiatan ini sebagai forum musyawarah yang inklusif dan partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur umat Hindu di Kota Samarinda. Mereka berharap hasil keputusan Loka Sabha dapat menjadi pedoman dalam memperkuat peran PHDI sebagai organisasi pembinaan umat yang moderat, harmonis, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menandai pembukaan Loka Sabha XI PHDI Kota Samarinda Tahun 2026 dengan pemukulan gong. Dengan dibukanya kegiatan tersebut, seluruh pihak berharap rangkaian musyawarah dapat berlangsung lancar, produktif, serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi PHDI, umat Hindu, dan masyarakat Kota Samarinda secara luas.

(*)

Show More

Related Articles

Back to top button