Pertemuan Strategis Indonesia–AS: Trump Puji Prabowo, Kerja Sama Energi US$15 Miliar Perkuat Ketahanan Nasional

POLITIKAL.ID – Pertemuan strategis Indonesia dan Amerika Serikat di Washington DC mempertegas penguatan hubungan bilateral kedua negara. Presiden AS Donald Trump memberikan pujian terbuka kepada Presiden RI Prabowo Subianto, sementara pemerintah Indonesia mengimplementasikan kerja sama energi senilai US$15 miliar sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan nasional dan keseimbangan perdagangan.
Trump: Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati
Dalam forum Board of Peace di Washington DC, Kamis (19/2/2026), Trump secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada Prabowo di hadapan para delegasi internasional.
“Dia adalah pria yang sangat saya sukai. Dia sangat tangguh. Saya tidak ingin berhadapan dengannya,” ujar Trump.
Trump juga menyinggung besarnya populasi Indonesia yang mencapai sekitar 240 juta jiwa.
“Saya pernah bertanya, berapa banyak orang di Indonesia? Dia bilang 240 juta. Saya bilang, tidak mungkin! Coba katakan lagi, berapa banyak,” ucapnya.
Menurut Trump, memimpin negara sebesar Indonesia merupakan tanggung jawab besar. “Itu adalah negara besar yang Anda pimpin. Anda menjalankan tugas dengan baik dan dihormati oleh semua orang,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan kontribusi negara-negara dunia terhadap upaya gencatan senjata dan pembangunan perdamaian berkelanjutan, termasuk di Gaza.

Bahlil: US$15 Miliar untuk Jaga Ketahanan Energi dan Neraca Dagang
Implementasi kerja sama strategis juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan dalam keterangannya di Washington DC, Jumat (20/2/2026).
“Alokasi pembelian energi dari Amerika Serikat sekitar 15 miliar dolar AS merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga ketahanan energi dan keseimbangan neraca perdagangan,” ujar Bahlil.
Ia menegaskan, langkah tersebut tidak akan menambah ketergantungan impor karena dilakukan melalui penataan ulang sumber pasokan dari berbagai negara mitra.
“Mekanisme pembelian tetap mempertimbangkan prinsip keekonomian yang saling menguntungkan bagi kedua negara maupun badan usaha yang terlibat,” tegasnya.
Investasi Mineral Kritis dan Kepentingan Nasional
Selain sektor energi, pemerintah juga membuka peluang investasi bagi perusahaan AS dalam pengembangan mineral kritis. Namun Bahlil menekankan bahwa seluruh implementasi investasi harus tunduk pada aturan nasional.
“Seluruh implementasi investasi harus berjalan sesuai regulasi nasional dan mendukung agenda hilirisasi serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh negosiasi di sektor tambang dan migas tetap mengacu pada Pasal 33 UUD 1945.
“Kita tetap berpegang pada konstitusi bahwa pengelolaan sumber daya alam harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Peran Indonesia dalam Perdamaian Global
Dalam forum internasional tersebut, Trump turut menggarisbawahi pentingnya komitmen nyata para pemimpin dunia dalam menjaga perdamaian global.
“Perdamaian tidak cukup bersifat sementara, tetapi harus dijaga dengan kekuatan dan komitmen nyata,” kata Trump sebelum menutup sambutannya dengan, “Terima kasih banyak telah berada di sini. Terima kasih banyak, Pak Presiden.”
Pertemuan ini menandai penguatan tingkat kerja sama Indonesia–AS, baik di bidang energi, investasi, maupun diplomasi global. Dengan populasi besar dan posisi strategis di Indo-Pasifik, Indonesia mempunyai nilai yang semakin jadi bahan pertimbangan dalam menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia.
(Redaksi)





