APBN 2026 Tetapkan 10 K/L dengan Anggaran Terbesar, Badan Gizi Nasional Teratas

POLITIKAL.ID – Struktur belanja pemerintah pusat dalam APBN Tahun Anggaran 2026 menempatkan sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) sebagai penerima anggaran terbesar. Ketentuan ini ditetapkan Presiden Prabowo Subianto melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 yang berlaku mulai 1 Januari 2026.
Dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp3.149,47 triliun, terdapat 10 kementerian dan lembaga dengan alokasi anggaran paling besar, di luar Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) senilai Rp1.639,18 triliun.
Badan Gizi Nasional Pimpin Alokasi Anggaran
Berdasarkan rincian resmi APBN 2026, Badan Gizi Nasional menerima alokasi anggaran terbesar, yakni Rp268 triliun. Anggaran ini menjadikan Badan Gizi Nasional sebagai lembaga dengan pagu tertinggi di antara seluruh kementerian dan lembaga negara.
Pertahanan dan Keamanan Dominasi Tiga Besar
Posisi kedua ditempati Kementerian Pertahanan dengan anggaran Rp187,10 triliun. Selanjutnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperoleh alokasi Rp146,05 triliun, menempatkannya dalam tiga besar penerima anggaran APBN 2026.
Infrastruktur dan Kesehatan Masuk Lima Teratas
Pemerintah juga mengalokasikan anggaran besar pada sektor infrastruktur dan kesehatan. Kementerian Pekerjaan Umum mendapatkan anggaran Rp118,50 triliun, sementara Kementerian Kesehatan menerima Rp114 triliun.
Kedua kementerian tersebut termasuk dalam lima besar penerima anggaran terbesar tahun 2026.
Pendidikan dan Sosial Tetap Dapat Porsi Besar
Di sektor pendidikan dan sosial, Kementerian Agama memperoleh anggaran Rp88,89 triliun, sedangkan Kementerian Sosial menerima Rp84,44 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendapatkan Rp61,87 triliun, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperoleh Rp56,68 triliun.
Kementerian Keuangan Lengkapi Daftar Sepuluh Besar
Menutup daftar sepuluh besar penerima anggaran APBN 2026, Kementerian Keuangan memperoleh alokasi Rp52,01 triliun.
Berikut 10 kementerian dan lembaga dengan anggaran terbesar APBN 2026:
Badan Gizi Nasional – Rp268 triliun
Kementerian Pertahanan – Rp187,10 triliun
Polri – Rp146,05 triliun
Kementerian Pekerjaan Umum – Rp118,50 triliun
Kementerian Kesehatan – Rp114 triliun
Kementerian Agama – Rp88,89 triliun
Kementerian Sosial – Rp84,44 triliun
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi – Rp61,87 triliun
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah – Rp56,68 triliun
Kementerian Keuangan – Rp52,01 triliun
Ratusan Lembaga Negara Dapat Alokasi APBN 2026
Selain sepuluh besar tersebut, APBN 2026 juga mengalokasikan anggaran kepada ratusan lembaga negara, mulai dari lembaga tinggi negara, kementerian koordinator, kementerian teknis, hingga badan non-kementerian.
Seluruh rincian anggaran lembaga negara tersebut tercantum secara resmi dalam UU Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 dan menjadi dasar pelaksanaan program pemerintah sepanjang tahun anggaran berjalan.
(Redaksi)





