IMG-LOGO
Home Umum AS Pasang Tarif Impor 32 Persen ke RI, Kadin Harap Prabowo Negosiasi ke Trump
umum | Ekonomi

AS Pasang Tarif Impor 32 Persen ke RI, Kadin Harap Prabowo Negosiasi ke Trump

oleh Hasa - 03 April 2025 09:42 WITA

AS Pasang Tarif Impor 32 Persen ke RI, Kadin Harap Prabowo Negosiasi ke Trump

POLITIKAL.ID -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tarif baru pada hampir semua barang impor yang masuk ke AS. Di samping i...

IMG
KOLASE FOTO - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto (ist)

POLITIKAL.ID -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tarif baru pada hampir semua barang impor yang masuk ke AS. 

Di samping itu, Trump memberlakukan 'Tarif Timbal Balik' terhadap sejumlah negara.

"Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami," kata Trump, Rabu (2/4/2025) waktu setempat

Trump juga mengatakan AS akan menggunakan uang yang dihasilkan dari tarif untuk "mengurangi pajak dan membayar utang nasional kami."

Trump kemudian mengangkat bagan besar berjudul 'Tarif Timbal Balik'.

Tarif Trump juga berlaku bagi Indonesia. Trump mengenakan tarif 32% untuk barang asal Indonesia yang masuk ke AS.

Kelompok pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pun turut memberikan tanggapannya terkait dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah AS.

Kadin minta pemerintah Prabowo Subianto segera melakukan negosiasi dengan Presiden AS Donald Trump guna mendapat tarif dagang yang lebih adil.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Luar Negeri Kadin Indonesia, Pahala Mansury mengaku tak habis pikir dengan tarif baru yang diberlakukan Trump terhadap Indonesia.

"Kita berharap bahwa segera bisa dinegosiasikan kembali, berdasarkan review yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sebenarnya tarif Indonesia sudah cukup rendah," kata Pahala dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (3/4/2025).

Pahala menyebut pengusaha Indonesia kini mulai kebingungan dengan kebijakan Trump. 

Padahal, menurut dia, Indonesia sebenarnya tidak memiliki neraca perdagangan yang begitu besar dibandingkan dengan negara lain.

Kadin, kata Pahala, siap memberikan dukungan penuh untuk membawa permasalahan ini ke meja perundingan dengan AS.

"Kadin, sebagai mitra pemerintah mewakili pengusaha RI, akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah RI untuk menyampaikan hal di atas kepada pemerintah AS, sambil juga melihat kemungkinan peningkatan neraca perdagangan dengan AS yang lebih baik ke depannya," kata dia.

(*)

Berita terkait