Berita Terkini

Dinas Perdagangan Berlakukan Buka Tutup, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Upaya mengantisipasi lonjakan pengunjung mendekati hari raya idul fitri 1442 Hijriah, pasar tradisional di Samarinda akan diberlakukan konsep buka tutup.

Hal ini guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Samarinda yang telah melandai.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas mengatakan, dirinya akan memastikan jika pengunjung pasar membludak pihaknya akan menerapkan konsep buka tutup tersebut.

“Saya pastikan, kalau memang overload di pasar saya akan buka-tutup. Yang di dalam juga kita umumkan jangan berlama-lama dan jangan merumpi di pasar. Khususnya ibu-ibu jangan tawaf, ibu-ibu kan suka tawaf,” kata Marnabas, Rabu (12/5/2021).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pemenuhan pengunjung di pasar yang berpotensi memicu terjadinya penyebaran Covid-19. Tapi, berdasarkan kunjungannya kemarin, Marnabas menyebut pasar sudah mulai sedikit tertib.

“Harapannya jangan hanya karena ada wali kota saja. Sebelumnya yang berjalan selama ini seperti itu (tidak beraturan). Inilah yang mau kita rubah pelan-pelan,” ungkap Marnabas.

Marnabas menegaskan, pihaknya meminta pengelola maupun pengunjung menerapkan protokol kesehatan diberlakukan dengan baik.

Sementara itu, Marnabas menegaskan bahwa harga komoditas di pasaran Kota Samarinda pada lebaran ini masih dalam taraf wajar.

“Karena kenaikan tidak merata se-kota Samarinda. Masih ada beberapa pasar dengan harga komoditasnya beragam,” imbuhnya. (*)

Show More

Related Articles

Back to top button