Berita Terkini

Kaltim Jadi Tuan Rumah Kongres XX PMII

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Kaltim kembali menjadi tempat perhelatan konsolidasi nasional mahasiswa cipayung seluruh Indonesia.

Setelah sebelumnya GMNI lalu KAMMI, tahun 2021 Wilayah Timur Kalimantan, menjadi arena aktualisasi ide dan gagasan aktivis mahasiswa PMII seluruh Indonesia untuk kemajuan tanah air.

Hal itu dibenarkan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kaltimra, Panji Sukma Nugraha saat dikonfirmasi media ini, Rabu (13/1/2020).

“Rencana tanggal 2 sampai dengan 6 Maret ini di kota Balikpapan,” ujar Panji sapaannya.

Gedung kesenian Balikpapan, Jalan Syarifuddin Yoes, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan menjadi lokasi konsolidasi akbar tersebut.

Panji menyebut, keterwakilan peserta satu orang setiap cabangnya dengan total estimasi 350 beserta panitia pelaksana.

“Kalau tempat penginapannya peserta dibagi, tidak disatu lokasi. Ini untuk menghindari adanya potensi kerumunan di luar forum kongres,” imbuhnya.

PMII dikatakannya lagi sudah melakukan koordinasi dengan wali kota Balikpapan dan stakeholder lainnya dan tinggal melaksanakan hal teknisnya.

“Ada 232 cabang PMII dan 25 pengurus wilayah yang terlibat,” terangnya.

Untuk membangun wacana sebelum kongres, PMII menyiapkan ajang pra kongres secara virtual yakni, pra kongres seminar bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju dan  pembahasan draf anggaran. Dengan begitu dalam pelaksanaannya nanti, hanya terkait pengesahan, pengelompokan komisi, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) penggurus dan pemilihan pengurus nasional anyar.

Selain itu, kata Panji lagi, narasi Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim tentang bagaimana evaluasi dan resolusi pendidikan dan infrastruktur di Indonesia menjadi muatan pembahasan dalam kongres.

“Ya, isu kekinian pembangunan Kaltim dan nasional secara umum juga ikut kami bahas. Kurang lebih Kaltim berdaulat, Indonesia maju temanya,” bebernya.

“Skema lokal dan Internasional jadi pembahasan sudah bisa dimulai dari sekarang,” sambungnya.

Lanjut kata Panji lagi, panitia hanya akan memfasilitasi kepersertaan dan panitia, diluar itu tidak ada. Sebab kata dia, aturan ketat dilakukan untuk kader yang tidak menjadi delegasi dari cabang.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan hal – hal teknis. Pra kongresnya dimulai pekan kedua februari 2021,” timpalnya lagi.

Menurut Panji, PMII ingin memberikan contoh terbaik kepada aktivis, taat pada aturan dan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini, sehingga organisasinya bisa menghasilkan kongres yang tidak bermasalah. Namun lebih mengahasilkan substansi sebagai kontribusi mahasiswa kepada rakyat. (001)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button