Berita Terkini

Kota Samarinda Jadi Indikator Pertumbuhan Pembangunan, Masyarakat Wajib Kreatif Buka Usaha dan Lapangan Pekerjaan

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Kaltim disebut-sebut mengalami perlambatan pertumbuhan pembangunan.

Utama dari sektor ekonomi masyarakat secara umum.

Kesimpulan itu muncul setelah pansus LKPj DPRD Kaltim merilis resmi laporannya.

Tiga dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim menjadi indikator salah satunya Samarinda.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Samarinda, Sugiono mengatakan adalah suatu yang lumrah terjadi perlambatan pembangunan terlebih di Samarinda.

Hal itu menurutnya tak terlepas dari situasi pandemi covid 19 yang melanda masyarakat dunia.

“Harus diakui, tak banyak hal yang bisa dilakukan saat wabah covid 19 ini, jadi mesti tepat memilih prioritas pembangunan,” ujar Sugiono saat dikonfirmasi, Selasa (4/5/2021).

Lantaran masih dalam kondisi yang kurang menguntungkan saat ini.

Dirinya berharap masyarakat bisa bersabar dan semakin inovatif dalam berusaha.

Seperti diketahui, akibat pandemi banyak phk massal yang mengakibatkan pengangguran semakin terbuka.

Sektor UMKM diharapkan bisa beradaptasi dan bangkit untuk kembali hidup.
Dengan begitu, sektor rill masyarakat menengah ke bawah tersebut bisa memicu dampak positif.

Salah satu usaha kecil yang hit saat ini adalah warung kopi.

Sektor ini menurutnya tak terpengaruh dengan pandemi. Bahkan kata dia di Samarinda semakin menjamur.

Dengan begitu bisa menghibur lara disaat pandemi untuk masyarakat.

Bahkan, bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Dirinya memberikan pandangan keberhasilan umkm di kawasan citra niaga. Dimana dirinya mengetahui, omzet berjualan kopi dan jenis lainnya sangat menguntungkan.

“Banyak hal yang bisa dilakukan. Yang penting dalam berusaha itu disertai dengan kejujuran,” ungkapnya. (001)

Show More

Related Articles

Back to top button