Berita Terkini

Pembangunan SMK Farmasi di Kukar Tidak Ada Masalah, Serah Terima Pekerjaan Ikuti Mekanisme Pergub

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Pembangunan SMK Farmasi di Kukar terus berlanjut. Sumber daya manusia (sdm) jadi tujuan utama.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Rusman Yaqub memastikan proyek pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi di Tenggarong, Kukar tidak ada masalah.

Hal itu setelah dewan menilai, baik secara teknis pembangunan maupun administrasi sudah tidak ada masalah.

Menurut Rusman, proyek pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi di Tenggarong, Kukar tidak ada masalah dan tinggal memasuki masa pemeliharaan saja.

“Ada beberapa media menanyakan progres dan perkembangan dunia pendidikan di Kaltim. Ini menjadi perhatian semua elemen untuk mendukung perkembangan pendidikan di Kaltim,” ujar Rusman saat dikonfirmasi awak media, Rabu (19/5/2021).

Ia menjelaskan, pembangunan SMK Farmasi di Tenggarong, Kukar sudah tidak ada masalah. Proyek tersebut sudah ditinjau ke lokasi akhir bulan April 2021 oleh Tim Pansus LKPj DPRD Kaltim.

“Tidak ada masalah. Waktu saya masih bertugas sebagai wakil ketua pansus, pembangunan itu masih masa pemeliharaan. Dan secara fisik dan administrasi tidak ada masalah,” terang politisi PPP itu.

Menurut dia, tantangan dunia pendidikan harus dapat menyesuaikan kebutuhan perkembangan yang cukup pesat. Karena itu, pembangunan SMK Farmasi di Tenggarong menjadi kebutuhan untuk mencetak sumber daya manusia di Kaltim.

“Jadi ini soal kebutuhan SDM untuk masa depan Kaltim. Kami berharap semua elemen institusi mendukung dan membantu, gedung ini memiliki manfaat dimasa depannya,” kata Rusman lagi.

Sementara itu, Kepala Seksi Tata Bangunan dan Lingkungan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kaltim, Sidik menjelaskan, terkait kronologis pelaksanaan proyek tersebut.

Hal itu, menurut dia, dimulai dengan ULP (Unit Layanan Pengadaan) Kaltim yang melakukan tender pekerjaan pembangunan pendidikan SMK Farmasi Gerbang Dayaku. Dari hasil tender, kemudian dimenangkan CV. Putra Semayang.

Berlanjut dengan proses pengerjaan hingga berakhirnya kontrak pada 15 Desember 2020 yang baru mencapai 91 % dan diikuti dengan realisasi pembayaran yang juga 91 persen.

Pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan ikuti mekanisme Pergub Nomor 71 Tahun 2013 dari tanggal 16 Desember hingga 3 Februari 2021 dengan pengenaan denda. Akhirnya pekerjaan pembangunan dinyatakan selesai pada 3 Februari 2021.

“Proses hand over, serah terima pertama pekerjaan konstruksi dilakukan pada 3 Februari 2021,” ucapnya.

“Jadi proses pekerjaan perapian dan perbaikan kerusakan hasil pelaksanaan pekerjaan pun dilaksanakan selama masa pemeliharaan,” sambungnya.

Finalnya, pekerjaan pembangunan SMK Farmasi Gerbang Dayaku itu telah diserahterimakan kepada Dinas PUPR Kaltim Bidang Cipta Karya kepada Yayasan Pendidikan Gerbang Dayaku Kukar, untuk difungsikan pada 8 Februari 2021. (*)

Show More

Related Articles

Back to top button