Berita Terkini

Soal Dugaan Pegawai Bankaltimtara Positif Covid-19 dan Meninggal, Ini Respon Dinkes

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Pada Senin (19/10/2020) kemarin, pegawai BPD Bankaltimtara dikabarkan meninggal dunia dengan status terkonfirmasi Covid-19.

Namun, awak media kesulitan mengungkap kebenaran atau ketidakbenaran kabar tersebut.

Andi Muhammad Ishak, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kaltim, dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku pihaknya belum menerima laporan tersebut.

Meski begitu, Andi mengakui pada Senin lalu menerima laporan pasien meninggal akibat Covid-19 di Samarinda.

“kami juga belum tahu siapa yang dimaksud karena tidak ada laporan ke kami,” kata Andi, Kamis malam (22/10/2020).

Saat media ini mengkonfirmasi apakah pasien Covid-19 yang meninggal tersebut bekerja di BPD, Andi mengaku belum menerima laporan.

“Kami belum dapat informasinya. Coba konfirm ke Dinkes kota Samarinda ya,” tutupnya.

Sementara itu, Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, menjawab hal serupa.

Ismed mengaku tidak mengetahui kabar adanya pegawai BPD yang meninggal akibat Covid-19.

“Belum tahu saya,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah Dinkes Samarinda tidak mendata lengkap para pasien Covid-19 di Kota Tepian, Ismed justru menjawab pihaknya belum menerima laporan terkait kabar tersebut. Ada kesan kasus kematian inipun sengaja ditutupi oleh pihak Dinkes.

“Saya belum terima laporan,” jawabnya singkat.

Terpisah dihubungi, Sekretaris Perusahaan BPD Kaltim Rifai hingga kini belum memberikan keterangan resmi. Sejak dua hari lalu, Rubrik menghubungi via ponsel belum juga memberikan jawaban.

Konfirmasi diperlukan dikarenakan perbankan sebagai objek vital. Informasi juga dibutuhkan untuk klarifikasi dugaan peyebaran wabah virus corona disease 2019 yang kabarnya telah memankan korban pegawai BPD Kaltim. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button