Berita Utama

DPRD Kaltim Dukung  Pengusutan Dugaan Korupsi Migas agar Dapat Dikembalikan Kepada Kukar

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Terbongkarnya dugaan korupsi kas daerah Kutai Kartanegara (Kukar) melalui deviden PI Blok mahakam menjadi perhatian publik.

Salah satunya anggota DPRD dapil Kukar, Salehuddin.
Wakil rakyat dari fraksi Golkar itu menyebut dugaan korupsi Rp 50 miliar itu telah menyakiti rakyat terlebih Kukar.

“Ya pastinya kecewa lah. PI ini sudah  diperjuangan sejak lama. Mulai proses awal 2013 sudah mendambakan walaupun porsi awal besar 60 – 40,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021).

Sedari awal untuk mendapatkan PI, Kukar mengikuti permen esdm dengan membuat perusda di daerah. Bahkan pelibatan dari pemuda-pemuda di Kukar dan kecamatan turut terlibat.

Namun sayangnya sampai saat ini, perusda tidak memberikan pengaruh yang besar, ditambah ada kasus dugaan korupai menambah kekecawaan.

Kendati begitu, Saleh sapannya memberikan penghargaan yang tinggi kepada aparat penegak hukum, yang telah membongkar korupsi proyek pengadaan tanki timbun fiktif yang dikerjakan perusahaan dirinya dan anaknya.

“Saya mengapresiasi tim aprisial dan Kejati Kaltim yang bekerja maksimal, semoga permasalahan ini bisa cepat selesai dan kerugian daerah bisa dikembalikan,” tegasnya.

Lanjut dia karena hal ini sangatlah sensitif sekali karena penuh dengan perjuangan masyarakat untuk mendapatkan PI 10 tersebut. Saat itu kata dia lagi ada upaya lobi dengan bupati dan provinsi, situasi itu ia rasakan karena pada saat itu dirinya sebagai anggota dewan Kukar.

Dengan begitu dirinya berharap, Bupati Kukar bisa mengambil momentum itu benar – benar untuk membenahi perusda Kukar dari sisi manejeri dan seleksi ketat Direksi kedepan dilaksanakan dengan baik.

Memilih orang yang bekerja maksimal dan jujur disitu bisa memaksimalkan pendapatan asli derah (pad) untuk membantu biaya pembangunan Kukar.

“Salah satunya merombak direksi. Dipilih orang – orang baik atau bermoral baik. Karena dengan gaji sudah cukup besar yang diterima jajaran direksi,” jelasnya. (001)

Show More

Related Articles

Back to top button