Advertorial

Jadi Magnet Baru bagi Wisatawan, Bupati Kutim Harap Pulau Miang Jadi Contoh Pengelolaan Wisata Bahari

POLITIKAL.ID – Sebuah pulau eksotis di perairan Kecamatan Sangkulirang kini berubah menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara dalam dua tahun terakhir.

Pulau tersebut yakni Pulau Miang.

Dahulu, Pulau Miang hanya dikenal oleh masyarakat sekitar dan segelintir pecinta alam.

Namun kini, panorama laut biru jernih dan kekayaan biota lautnya berhasil menarik perhatian wisatawan yang haus akan keindahan alam tropis.

Setiap akhir pekan, berbagai penginapan di Pulau Miang hampir selalu penuh.

Bahkan, beberapa bulan ke depan sudah tercatat banyak pemesanan atau booking dari wisatawan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman mengakui lonjakan kunjungan ke Pulau Miang menjadi bukti nyata bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi baru di luar pertambangan dan perkebunan.

“Pulau Miang sudah dua bulan ini penuh pemesanannya. Ini bukti masyarakat mulai tertarik menikmati wisata bahari Kutim,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, pertumbuhan wisata bahari membawa banyak manfaat bagi masyarakat.

Selain membuka peluang kerja baru, geliat ini juga menggerakkan sektor jasa, seperti transportasi, kuliner, dan penginapan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pun berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur penunjang wisata.

Pembangunan dermaga, peningkatan akses transportasi laut, serta penyediaan fasilitas akomodasi yang memadai menjadi fokus utama agar wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman dan aman.

“Kita ingin Pulau Miang menjadi contoh pengelolaan wisata bahari yang baik. Kalau bisa sukses di sini, destinasi lain seperti Sangkulirang, Kaubun, atau Sandaran juga akan ikut tumbuh,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Ardiansyah mengajak masyarakat lokal dan pelaku usaha untuk bersama-sama memastikan agar keindahan Pulau Miang tetap terjaga.

Pengelolaan sampah, edukasi wisata ramah lingkungan, dan pembatasan aktivitas yang merusak terumbu karang menjadi bagian dari strategi keberlanjutan.

Promosi wisata juga terus digencarkan melalui berbagai platform digital dan media sosial.

Keindahan Pulau Miang kini banyak diunggah oleh para travel blogger dan konten kreator yang datang berkunjung, menjadikannya semakin dikenal luas.

Pemerintah pun optimistis Kutim akan menjadi destinasi unggulan di Kalimantan Timur bahkan di tingkat nasional.

“Kalau semua pihak berperan, Kutim akan semakin dikenal bukan hanya karena tambangnya, tapi juga karena keindahan alam dan keramahan warganya,” pungkas Ardiansyah.

Dengan dukungan semua pihak dan pengelolaan yang berkelanjutan, Pulau Miang kini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan simbol kebangkitan ekonomi pesisir Kutai Timur.

Alam yang memesona, masyarakat yang ramah, dan komitmen pemerintah menjadi kunci agar Pulau Miang terus bersinar sebagai permata bahari Kalimantan Timur. (adv)

Show More

Related Articles

Back to top button