Pengamanan Ketat, Pergantian Tahun 2025–2026 di Samarinda Berjalan Tertib

POLITIKAL.ID – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda berhasil menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam tahun baru, sehingga seluruh rangkaian aktivitas warga berjalan aman, tertib, dan terkendali.
Jelang pergantian tahun 2025 menuju 2026 di sore hingga dini hari, masyarakat memadati sejumlah titik keramaian untuk merayakan momen pergantian tahun. Meski terjadi peningkatan mobilitas warga, situasi kamtibmas tetap terjaga. Kepolisian mencatat tidak adanya insiden menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan selama perayaan berlangsung.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kesiapan aparat kepolisian yang menggelar pengamanan secara menyeluruh di berbagai lokasi strategis di Kota Tepian.
Pengamanan Dimulai Sejak Sore Hari
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan bahwa pengamanan malam tahun baru telah dimulai sejak pukul 19.00 WITA. Polresta Samarinda mengerahkan personel gabungan untuk melakukan penjagaan terbuka dan tertutup guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Sejak sore hari kami sudah menurunkan personel ke lapangan. Fokus utama pengamanan berada di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujar Hendri Umar, Kamis (1/1/2026).
Ia menyebutkan, sejumlah lokasi prioritas pengamanan antara lain kawasan Teras Samarinda, Jalan Lambung Mangkurat, sepanjang Jembatan Mahkota II, serta beberapa hotel dan tempat hiburan malam yang menggelar acara pergantian tahun.
Petugas tidak hanya berjaga di lokasi keramaian, tetapi juga melakukan patroli mobile untuk memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah Kota Samarinda.
Arus Lalu Lintas Terkendali
Selain menjaga keamanan, Polresta Samarinda juga memfokuskan pengamanan pada pengaturan lalu lintas. Lonjakan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama menjadi perhatian aparat, terutama menjelang dan sesaat setelah pergantian tahun.
Hendri menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas berjalan efektif berkat koordinasi yang baik antara personel di lapangan. Aparat secara aktif mengurai kepadatan dan mengarahkan arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan.
“Kami pastikan arus lalu lintas tetap lancar, baik saat masyarakat menuju lokasi perayaan maupun ketika mereka kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.
Hingga dini hari, kondisi lalu lintas di Kota Samarinda terpantau ramai namun tetap terkendali.
Tidak Ada Insiden Menonjol
Kapolresta Samarinda memastikan bahwa hingga melewati pergantian tahun, tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan. Situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polresta Samarinda berada dalam kondisi aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, sampai dengan pukul 00.30 WITA, situasi Kota Samarinda aman dan terkendali. Personel kami tetap siaga untuk mengantisipasi potensi gangguan hingga dini hari,” ungkap Hendri.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara aparat kepolisian, instansi terkait, serta kesadaran masyarakat dalam merayakan tahun baru secara tertib.
Perayaan Lebih Sederhana dan Tertib
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, suasana perayaan malam tahun baru kali ini terlihat lebih sederhana. Tidak tampak pesta kembang api besar-besaran di pusat kota. Meski demikian, sebagian masyarakat tetap menyalakan kembang api dalam skala kecil.
Hendri menilai euforia tersebut masih dalam batas kewajaran dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.
“Kami memahami bahwa masyarakat ingin merayakan pergantian tahun. Selama dilakukan secara wajar dan tidak mengganggu ketertiban umum, hal tersebut masih bisa ditoleransi,” ujarnya.
Polresta Samarinda juga aktif mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan petasan berlebihan serta menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
Imbauan Empati dan Refleksi Akhir Tahun
Dalam kesempatan tersebut, Hendri Umar mengajak masyarakat untuk memaknai pergantian tahun secara lebih reflektif. Ia mengingatkan bahwa masih banyak saudara sebangsa di sejumlah wilayah Indonesia yang terdampak bencana alam.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami musibah, khususnya di wilayah Sumatera,” katanya.
Menurut Hendri, perayaan tahun baru tidak harus dirayakan dengan euforia berlebihan, melainkan dapat dimaknai sebagai momentum evaluasi dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Komitmen Jaga Keamanan Sepanjang 2026
Polresta Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengamanan tidak hanya dilakukan pada momen besar seperti malam tahun baru, tetapi juga menjadi bagian dari tugas rutin kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Samarinda.
Keberhasilan pengamanan malam pergantian tahun ini menjadi modal awal dalam menyongsong tahun 2026 dengan optimisme. Aparat kepolisian berharap situasi aman dan kondusif dapat terus terjaga seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di tahun yang baru.
Dengan dukungan dan kesadaran bersama, Kota Samarinda diharapkan dapat menjalani tahun 2026 dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh harapan.
(Redaksi)
