Advertorial
Trending

Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Pemkab Kutim Siapkan Lahan Seluas 81 Hektare

POLITIKAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan lahan seluas 81 hektare yang siap dibangun, sebagai fondasi utama percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Langkah itu dilakukan sebagai wujud komitmen Pemkab Kutim dalam memperkuat ekonomi desa.

Hal itu disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Selasa (25/11) lalu.

“Sebanyak 81 titik sudah siap bangun. Bersyukur, Kutai Timur tertinggi dalam mendukung pembangunan Kopdes Merah Putih,” ujar Ardiansyah.

Lahan Siap Bangun, Program Desa Lebih Cepat

Penyediaan lahan menjadi prioritas utama agar berbagai program Kopdes Merah Putih bisa berjalan cepat dan terarah.

Ardiansyah menekankan, tanpa kepastian lahan, pembangunan desa berisiko terhambat oleh masalah administrasi maupun legalitas.

“Lahan yang jelas dan bersertifikat memastikan setiap program ekonomi dan sosial desa dapat terlaksana tanpa hambatan,” kata Ardiansyah.

Pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti ruang usaha, kawasan produktif, dan fasilitas umum untuk mendukung keberlangsungan koperasi.

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Pemkab Kutim memerintahkan Dinas Koperasi, UKM, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPDes) untuk memastikan seluruh kebutuhan Kopdes Merah Putih terpenuhi.

Setiap dinas ditugaskan melakukan sinkronisasi data, identifikasi wilayah potensial, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa.

Kolaborasi ini menjadi strategi efektif mempercepat capaian program prioritas nasional.

“Tugas utama dinas adalah memastikan pembangunan desa didukung infrastruktur dan ekonomi yang jelas. Dengan begitu, program Kopdes dapat berjalan maksimal,” tegas Ardiansyah.

141 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi

Hingga saat ini, Kutim memiliki 141 Kopdes Merah Putih yang diarahkan fokus pada penguatan ekonomi masyarakat desa.

Dengan lahan yang sudah tersedia, koperasi dapat segera memulai pengembangan usaha produktif, meningkatkan pendapatan warga, dan membuka lapangan kerja lokal.

Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan berkelanjutan untuk pembangunan fasilitas penunjang, termasuk pasar desa, gudang produksi, dan infrastruktur jalan yang memudahkan distribusi hasil usaha koperasi.

Membangun Ekonomi Desa Berkelanjutan

Ardiansyah menegaskan, langkah ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Dengan dukungan Pemkab Kutim, masyarakat desa dapat mengakses modal, pelatihan, dan jaringan kerja yang lebih luas.

“Kami ingin setiap desa di Kutai Timur memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Kopdes Merah Putih menjadi instrumen utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan dukungan pemerintah, koperasi desa di Kutim siap menjadi motor penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Program ini menunjukkan bahwa pembangunan desa yang terencana, terarah, dan kolaboratif dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (adv)

Show More

Related Articles

Back to top button