Profil dan Kekayaan Fadia Arafiq, Politikus Golkar Sejak 2011 yang Terjaring OTT KPK

POLITIKAL.ID – Nama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah. Selain kasus yang tengah didalami, rekam jejak politik dan profil pribadinya turut menjadi perhatian.
KPK membenarkan penangkapan tersebut melalui juru bicaranya, Budi Prasetyo.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi, Selasa (2/3/2026).
KPK masih mendalami perkara tersebut dan memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan.
Profil Fadia Arafiq, Lahir dari Keluarga Artis
Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama asli Laila Fathiah. Ia merupakan putri penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq dan Aisyah.
Dalam kehidupan pribadi, Fadia menikah dengan Ashraff Abu dan dikaruniai enam anak. Sebelum aktif di dunia politik, ia sempat merilis single berjudul “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000.
Biodata Singkat
Nama lengkap: Laila Fathiah
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 23 Mei 1978
Suami: Ashraff Abu
Ayah: A. Rafiq
Partai: Partai Golkar
Jabatan: Bupati Pekalongan
Usia: 47 tahun
Pendidikan hingga Gelar Doktor
Fadia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Karet Tengsin 14, lalu SMP Negeri 8 Tanah Abang, dan SMA Negeri 58 Ciracas di Jakarta.
Ia melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang. Gelar Magister Manajemen Ia raih dari Universitas Stikubank Semarang, sebelum menyelesaikan program doktor (S3) di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Berkiprah di Politik Sejak 2011
Fadia mulai aktif di dunia politik pada 2011 saat menjabat Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Ia kemudian memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan periode 2016–2021 serta menjabat Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.
Pada Pilkada 2020, ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2026. Ia kembali memenangkan Pilkada 2024 bersama Sukirman untuk periode 2025–2030 dengan perolehan 306.443 suara atau 56,23 persen suara sah.
Harta Kekayaan Capai Rp85,6 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir per 30 Maret 2025 untuk tahun pelaporan 2024, total kekayaan Fadia tercatat Rp85,6 miliar.
Sebagian besar kekayaannya berupa tanah dan bangunan senilai Rp74,29 miliar yang tersebar di Pekalongan, Bogor, Semarang, dan Jakarta. Ia juga melaporkan dua kendaraan senilai Rp1,18 miliar, harta bergerak Rp3,02 miliar, serta kas dan tabungan Rp10,33 miliar. Setelah utang terkurang Rp3,2 miliar, total kekayaan bersihnya tercatat Rp88,82 miliar.
Kini, publik menunggu perkembangan penyelidikan KPK terhadap Fadia Arafiq, termasuk kepastian status hukumnya dalam waktu dekat.
(Redaksi)





