Saefuddin Zuhri Apresiasi SD Muhammadiyah 1 Samarinda sebagai Rujukan Pendidikan Islam

POLITIKAl.ID – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri apresiasi SD Muhammadiyah 1 Samarinda sebagai institusi pendidikan yang sukses mengintegrasikan nilai agama dengan kemajuan zaman.
Kehadiran tokoh nomor dua di Samarinda ini bertepatan dengan perayaan Milad ke-57 sekolah tersebut yang berlangsung meriah pada Kamis (15/1/2026).
Selain merayakan hari jadi, pihak sekolah merangkai acara tersebut dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penguatan spiritual siswa.Saefuddin Zuhri datang bersama sang istri, E.L Nova Saefuddin Zuhri, untuk melihat langsung perkembangan sekolah yang berdiri sejak tahun 1969 tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia memuji konsistensi sekolah dalam mencetak generasi unggul yang memiliki karakter islami kuat. Menurutnya, sekolah ini merupakan aset berharga bagi Pemerintah Kota Samarinda dalam membangun sumber daya manusia berkualitas tinggi.
Peran Strategis SD Muhammadiyah 1 Samarinda bagi Kota
Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa sekolah ini memegang peran strategis sebagai pionir pendidikan dasar berbasis Islam di Kota Tepian. Ia melihat sekolah ini bukan sekadar tempat belajar biasa, melainkan pusat pembentukan akhlak bagi calon pemimpin masa depan.
Selama lebih dari setengah abad, institusi ini terus memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan warga Samarinda melalui kurikulum yang adaptif.
“SD Muhammadiyah 1 Samarinda merupakan bagian penting dari sejarah dan masa depan pembangunan manusia di kota ini,” ujar Saefuddin di hadapan jajaran Persyarikatan Muhammadiyah.
Ia menambahkan bahwa pemerintah sangat terbantu dengan keberadaan amal usaha Muhammadiyah yang fokus pada mutu pendidikan.
Oleh karena itu, pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap inovasi-inovasi pendidikan yang lahir dari sekolah ini.Selain itu, Saefuddin menyoroti tema
“Generasi Unggul Berkemajuan” yang diusung dalam Milad ke-57 ini. Ia menilai tema tersebut sangat relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan modern saat ini.
Menurutnya, siswa memerlukan bekal kompetensi akademik yang bersanding dengan wawasan global agar mampu bersaing di kancah internasional tanpa kehilangan identitas muslimnya.
Inovasi Pendidikan Islam sebagai Rujukan Utama
Keunggulan sekolah ini terlihat dari berbagai program unggulan yang sudah mencapai taraf internasional. Saefuddin menjelaskan bahwa Saefuddin Zuhri apresiasi SD Muhammadiyah 1 Samarinda karena keberanian sekolah dalam memadukan teknologi dengan fondasi nilai keislaman.
Hal ini membuat sekolah tersebut layak menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain, baik negeri maupun swasta, di Kalimantan Timur.
Capaian akreditasi A yang bertahan selama bertahun-tahun membuktikan bahwa standar operasional sekolah berjalan sangat profesional. Prestasi akademik dan nonakademik para siswa juga terus mengalir, yang memperkuat posisi sekolah sebagai lembaga pendidikan terpercaya.
Saefuddin memuji dedikasi para guru yang tidak pernah lelah melakukan improvisasi dalam metode pengajaran di ruang kelas.
“Prestasi luar biasa ini menunjukkan bahwa keunggulan akademik dapat berjalan seiring dengan pendidikan karakter Islami yang kuat,” tegasnya.
Ia meyakini bahwa kekuatan utama sekolah ini terletak pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kemantapan spiritual.
Hal ini sejalan dengan visi Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah yang terus mendorong kemajuan masyarakat melalui jalur pendidikan.
Tantangan Era Digital dan Peran Guru sebagai Teladan
Memasuki era digital yang penuh tantangan, Saefuddin mengingatkan para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi mereka. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas para gurunya.
Guru harus menjadi sosok yang inspiratif, disiplin, dan melek terhadap perkembangan teknologi informasi agar tetap relevan dengan kebutuhan murid generasi alfa.Saefuddin juga mengajak seluruh tenaga kependidikan untuk memperkuat integritas sosial dan kepribadian.
Menurutnya, guru adalah model nyata bagi siswa dalam berperilaku sehari-hari. Jika guru menunjukkan semangat inovasi yang tinggi, maka siswa akan otomatis mengikuti jejak tersebut dengan penuh antusiasme.
Hal ini akan menciptakan ekosistem belajar yang sehat dan produktif di lingkungan sekolah.
“Guru memegang kunci utama dalam mewujudkan visi dan misi besar sekolah ini,” tambahnya lagi.
Ia melihat SD Muhammadiyah 1 Samarinda telah berhasil menciptakan lingkungan kerja yang harmonis antara pimpinan sekolah, guru, dan orang tua murid.
Sinergi ini menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah dengan sangat cepat.
Pesan untuk Generasi Muda Samarinda
Kepada para siswa yang hadir, Saefuddin memberikan motivasi agar mereka terus belajar dengan tekun dan penuh disiplin. Ia menginginkan para pelajar Muhammadiyah memiliki mental pemenang yang tetap rendah hati.
Baginya, para siswa ini adalah calon pemimpin yang akan menggantikan tongkat estafet kepemimpinan di Kota Samarinda pada masa yang akan datang.
Ia meminta para siswa untuk menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberkahan dalam menuntut ilmu. Dengan akidah yang kuat dan kepedulian sosial yang tinggi, Saefuddin yakin lulusan sekolah ini akan menjadi agen perubahan yang positif bagi lingkungan sekitar.
Slogan Students Today, Leaders Tomorrow harus benar-benar terpatri dalam jiwa setiap pelajar SD Muhammadiyah 1 Samarinda.
Menutup rangkaian sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik bagi masa depan sekolah. Ia berharap pertambahan usia ini membawa semangat baru untuk terus mengabdi kepada umat dan bangsa. Ia berdoa agar SD Muhammadiyah 1 Samarinda tetap konsisten dalam jalur dakwah pendidikan yang mencerahkan bagi seluruh masyarakat Samarinda.
(Redaksi)
