Sudah 24 Tahun Tak Pernah Dirawat, Jembatan Kutai Lama Terancam Putus
POLITIKAL.ID – Jembatan penghubung utama menuju Desa Kutai Lama dan Handil, Kecamatan Anggana ,Kutai Kartanegara, kini dalam kondisi memprihatinkan. Berdiri sejak tahun 2000, jembatan tersebut belum pernah mendapat sentuhan perawatan dari pemerintah daerah, dan kini kian mengkhawatirkan.
Menurut keterangan Kepala Desa Kutai Lama, Mullidin, kondisi jembatan sudah sangat rawan.
“Kalau berdiri saja di atasnya sudah terasa goyang, apalagi kalau kendaraan berat lewat, lebih terasa berguncang,” ujar Mullidin kepada wartawan, Senin (21/7/2025).
Jembatan ini merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat Kutai Lama dan Handil. Setiap harinya, jembatan ini dilalui kendaraan pengangkut beras dan logistik lainnya. Namun, rusaknya struktur jembatan membuat perjalanan menjadi taruhan nyawa.
Bahu jembatan tampak mengalami pengeretakan serius, las-lasan besi di sisi kiri-kanan banyak yang patah. Tak hanya itu, beberapa bagian jembatan bahkan sempat dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab.
“Malingnya sudah ditangkap, tapi kerusakan tetap dibiarkan begitu saja,” tambah Mullidin.
Kondisi makin parah sejak konon salah satu pilar jembatan pernah tertabrak ponton batu bara. Meski belum ada kajian resmi, warga percaya insiden tersebut mempercepat kerusakan struktur jembatan.
Berulang kali pemerintah desa telah melapor ke pihak kecamatan dan instansi terkait. Namun hingga kini belum ada satu pun respons atau tindakan nyata.
“Kami sudah lapor ke kecamatan, bahkan saat Bupati datang ke sini, kami sampaikan langsung. Tapi sampai hari ini, tidak ada tindak lanjut,” ujar Mullidin dengan nada kecewa.
Kini, warga hanya bisa berharap tidak terjadi musibah sebelum pemerintah turun tangan. Mereka menuntut perhatian segera dari pemerintah daerah sebelum jembatan benar-benar ambruk dan menelan korban.
“Jangan tunggu ada yang jatuh dulu baru diperbaiki,” tegas Mullidin.
(Redaksi)
