Rakornas NasDem, Surya Paloh Dorong Politik Gagasan dan Tradisi Kerja Sejak Dini

POLITIKAL.ID – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh, menegaskan pentingnya konsolidasi internal yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai fondasi untuk memperkuat posisi Partai NasDem dalam kancah politik nasional ke depan.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan sekaligus menutup secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai NasDem yang digelar selama dua hari di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/11).
Rakornas yang dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan daerah itu menjadi momentum strategis bagi NasDem untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan langkah politik, serta memperkuat soliditas kader di seluruh tingkatan.
Forum tersebut menampilkan laporan dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem dari seluruh Indonesia, yang memaparkan capaian, tantangan, serta kerja politik kader dalam kurun waktu terakhir. Melalui laporan-laporan tersebut, partai ingin memastikan bahwa setiap wilayah bergerak seirama dalam menjalankan visi dan agenda besar NasDem.
Usia 14 Tahun Dinilai sebagai Modal Politik yang Kuat
Dalam sambutannya, Surya menilai bahwa pada usia 14 tahun, Partai NasDem telah memiliki modal yang cukup kuat untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Meski belum mencapai seluruh target maksimal yang diharapkan, ia memandang bahwa perjalanan partai sejauh ini sudah menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam hal konsolidasi struktural dan penguatan basis politik.
“Jadi kita bisa lah patut dan harus mensyukuri bahwasanya progres perjalanan dalam tahapan konsolidasi demi konsolidasi yang dilalui itu menunjukkan tanda-tanda yang baik,” ujar Surya di penutupan Rakornas, Jumat (14/11).
Menurutnya, keberhasilan sebuah partai politik tidak hanya diukur dari perolehan suara atau kekuatan elektoral semata, tetapi juga dari kemampuan menjaga ritme organisasi, manajemen kader, dan konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai perjuangan. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus partai di berbagai tingkatan—dari pusat hingga daerah—untuk menjadi teladan bagi kader maupun masyarakat. Keteladanan tersebut, menurut Surya, merupakan modal moral penting yang harus dimiliki partai modern.
Surya Paloh menekankan bahwa NasDem harus terus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat yang nyata. Bagi Surya, kehadiran partai bukan sekadar untuk kepentingan politik jangka pendek, tetapi juga untuk meringankan beban rakyat, memperbesar harapan, dan menumbuhkan optimisme. Oleh karena itu, pengurus dan kader di seluruh daerah diminta untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, memahami persoalan mereka, dan menawarkan solusi yang relevan.
Persiapan Sejak Dini Menatap Pemilu 2029
Dalam arahannya, Surya juga menyoroti pentingnya membangun tradisi kerja partai sejak dini dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ia menegaskan bahwa NasDem tidak ingin menjadi partai yang hanya aktif menjelang pemilu, tetapi harus terus bekerja secara berkelanjutan tanpa menunggu momentum politik tertentu. Pola kerja seperti itu, menurutnya, merupakan ciri partai yang matang dan memiliki orientasi jangka panjang.
“Ini baru satu tahun lebih kita pemilu, sudah bekerja lagi untuk pemilu berikutnya. Itu juga sudah merupakan pertanda baik,” tegas Surya Paloh
Ia menyatakan bahwa ritme kerja cepat dan progresif harus terus dipertahankan karena hal tersebut menjadi pembeda antara NasDem dan partai lainnya.
Lebih jauh, Surya menuturkan bahwa NasDem tidak ingin menjadi partai yang bergerak hanya berdasarkan kepentingan sesaat atau pragmatisme politik.
Sebagai partai politik modern, NasDem berkomitmen menjalankan fungsi dan perannya melalui politik gagasan. Menurutnya, politik gagasan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui interaksi yang sehat antara kader dan masyarakat. Dalam interaksi tersebut, partai dapat memperkenalkan nilai, prinsip, dan visi yang ingin diperjuangkan, sekaligus menyerap aspirasi publik.
“Bagaimana kita mau bicara untuk kepentingan kebajikan bangsa kalau kita tidak mengkonsolidasikan ini sejak awal. Sejak awal kita coba meyakinkan, menawarkan politik gagasan kita kepada publik, kepada konstituen, kepada masyarakat. Di sana ada interaksi, dan dari interaksi itu kita harapkan lahir nilai dan prinsip yang sarat edukasi,” ungkap Surya.
Ia menilai bahwa dengan memperkuat konsolidasi sejak awal, NasDem dapat terus menghadirkan energi positif bagi bangsa. Konsolidasi yang dilakukan secara berkesinambungan diyakini mampu memperkuat identitas partai sebagai pengusung politik gagasan, memperkuat profesionalisme kader, dan menjaga semangat kebangsaan dalam setiap aktivitas politik.
Harapan ke Depan
Menutup arahannya, Surya Paloh menyatakan harapannya agar seluruh jajaran NasDem tetap menjaga solidaritas dan disiplin organisasi. Baginya, hanya melalui kerja kolektif dan konsistensi yang tinggi, NasDem dapat terus berkembang sebagai kekuatan politik yang membawa perubahan. Ia mengajak seluruh kader untuk mempertahankan semangat kerja, menjaga integritas, serta menjadikan politik sebagai wahana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Melalui Rakornas tersebut, Surya berharap NasDem tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga mampu menjadi partai yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tetap relevan dalam dinamika politik nasional. Dengan modal konsolidasi yang lebih solid, ia optimistis NasDem dapat menatap Pemilu 2029 dengan kesiapan yang lebih baik, sekaligus melanjutkan kontribusinya dalam memperkuat demokrasi Indonesia.
(*)
