DaerahSamarinda
Trending

Wawali Saefuddin Zuhri Sidak Kelurahan, Temukan Pegawai Tak Masuk Kerja

POLITIKAL.ID – Mengawali hari pertama masuk kerja setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kelurahan di Kota Samarinda, Jumat (2/1/2026).

Sidak ini untuk memastikan pelayanan publik kembali berjalan optimal serta mengecek tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kelurahan.

Sidak mulai dari Kelurahan Air Hitam yang berada di Jalan A.W. Syahranie. Dari lokasi tersebut, Saefuddin Zuhri melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Gunung Kelua, Kelurahan Sempaja Barat, Kelurahan Sempaja Selatan di Jalan Pramuka 5, dan di Kelurahan Bandara yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto.

Dalam keterangannya, Saefuddin Zuhri mengatakan sidak ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Khususnya pascalibur panjang akhir tahun. Menurut dia, hari pertama kerja menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh perangkat kelurahan siap melayani warga tanpa kendala.

“Setelah libur cukup panjang, kami ingin memastikan pelayanan di kelurahan sudah kembali normal. Masyarakat datang ke kantor kelurahan dengan berbagai kebutuhan administrasi, dan itu harus dilayani dengan baik,” ujar Saefuddin di sela-sela sidak.

Selain memantau pelayanan, Saefuddin juga meninjau sarana dan prasarana pendukung di masing-masing kelurahan. Ia melihat langsung kondisi ruang pelayanan, ketersediaan fasilitas kerja, serta kebersihan dan kerapian kantor sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan profesional.

Temuan Pegawai Tidak Hadir

Namun, dalam sidak tersebut, Saefuddin Zuhri juga menemukan adanya pegawai yang tidak masuk kerja pada hari pertama tahun 2026.

Berdasarkan laporan dari pihak kelurahan, ketidakhadiran pegawai tersebut karena berbagai alasan, mulai dari cuti resmi, izin, hingga tidak masuk tanpa keterangan yang jelas.

“Dari hasil pengecekan absensi, memang ada beberapa pegawai yang tidak hadir. Ada yang cuti dan izin, tapi juga ada yang tanpa keterangan. Ini tentu menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Ia menegaskan, kedisiplinan ASN merupakan hal mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan, terlebih di unit pelayanan langsung seperti kelurahan. Saefuddin meminta agar para lurah melakukan pembinaan internal dan memastikan seluruh staf mematuhi aturan kepegawaian yang berlaku.

“Kedisiplinan ini harus ditegakkan. Lurah sebagai pimpinan di wilayahnya harus bertanggung jawab melakukan pembinaan dan melaporkan jika ada pelanggaran,” katanya.

Sidak tersebut juga Saefuddin Zuhri manfaatkan untuk berdialog langsung dengan para lurah dan staf kelurahan. Ia mendengarkan berbagai kendala di lapangan, baik terkait pelayanan administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, maupun kondisi fasilitas kantor.

Dalam kegiatan tersebut, Wawali Samarinda didampingi oleh Kepala Bagian Organisasi, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Protokol, serta Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Samarinda. Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan untuk mencatat temuan lapangan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut ke depan.

Saefuddin berharap, melalui sidak awal tahun ini, kinerja aparatur kelurahan dapat semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Ia juga menegaskan bahwa sidak serupa akan terus ia lakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan.

“Ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan pelayanan publik berjalan sesuai harapan masyarakat. Awal tahun harus dimulai dengan semangat kerja dan disiplin yang tinggi,” pungkas Saefuddin.

(*)

Show More

Related Articles

Back to top button