Atasi Ledakan Sampah, Pemkot Samarinda Siapkan Insinerator

Dokumentasi liputan seputar peristiwa dan pembangunan di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Politikal)

POLITIKAL.ID – Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan langkah jitu dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Tepian.

Salah satunya adalah pembangunan insinerator fasilitas pembakaran sampah yang diyakini dapat mengurangi volume sampah secara signifikan.

“Kami sedang dalam tahap survei lokasi dan perencanaan teknis. Harapannya, insinerator ini bisa menjadi solusi jangka panjang agar TPA tidak semakin terbebani,” ujar Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar.

Saat ini, Samarinda menghasilkan lebih dari 600 ton sampah per hari angka yang bahkan bisa melonjak hingga 30 persen menjelang Idulfitri.

“Di awal Ramadan memang ada kenaikan 10–15 persen, tapi mendekati Lebaran, jumlahnya bisa lebih tinggi lagi,” jelas Boy.

Selain menyiapkan insinerator, Pemkot juga terus berupaya mengoptimalkan 67 armada pengangkut sampah yang terdiri dari 41 dump truck dan 26 armroll Namun, beberapa waktu terakhir, permasalahan teknis sempat menghambat operasional armada.

“Beberapa kendaraan sempat mengalami kerusakan hampir bersamaan mungkin karena faktor cuaca. Kami sudah prioritaskan perbaikannya, karena ini menyangkut kebersihan kota,” ungkapnya.

Untuk mengatasi lonjakan sampah saat Ramadan dan Lebaran, DLH Samarinda menyiapkan skenario lembur bagi petugas kebersihan.

“Kami tidak akan membiarkan sampah menumpuk dan etugas kami siap bekerja ekstra agar kota tetap bersih,” tuturnya.

Dengan jumlah 315 petugas kebersihanDLH memastikan bahwa pengelolaan sampah tetap berjalan optimal. Setiap hari, armada pengangkut sampah melakukan sekitar 200 ritase ke TPA membawa sampah dari seluruh penjuru kota.

“Kami ingin kota ini lebih bersih dan nyaman. Masyarakat juga harus berperan dengan memilah sampah dari rumah agar pengelolaannya lebih mudah,” pungkasnya.

(tim redaksi)

POIN UTAMA

  • 01 Setiap hari, armada pengangkut sampah melakukan sekitar 200 ritase ke TPA membawa sampah dari seluruh penjuru kota."Kami ingin kota ini lebih bersih dan nyaman.
  • 02 Masyarakat juga harus berperan dengan memilah sampah dari rumah agar pengelolaannya lebih mudah," pungkasnya.(tim redaksi)
Redaksi Politikal
Tentang penulis

Redaksi Politikal

Tim redaksi Politikal.id berfokus pada liputan isu pemerintahan, politik daerah, dan kebijakan publik di Kalimantan Timur dan Indonesia.

Lihat artikel lainnya →
WhatsApp

IKUTI PERKEMBANGAN TERKINI

Dapatkan berita pilihan, analisa mendalam, dan isu strategis langsung ke email Anda setiap hari.