Nasional

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemlu Minta 37.494 WNI Tingkatkan Kewaspadaan

POLITIKAL.ID –  Penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, hingga 17 Oktober 2026 menjadi perhatian pemerintah Indonesia menyusul rangkaian serangan di kawasan tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta warga negara Indonesia (WNI) meningkatkan kewaspadaan dan memastikan status penerbangan sebelum bepergian.

Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang mengatakan sebanyak 37.494 WNI berada di Riyadh. Hingga Rabu (13/10/2026), Kemlu memastikan tidak ada WNI yang meninggal dunia atau mengalami luka akibat serangan terhadap bandara pada 10 dan 11 Oktober 2026.

“Kementerian Luar Negeri melalui koordinasi dengan KBRI Riyadh terus memantau perkembangan situasi keamanan di Riyadh pascaserangan terhadap Bandara Internasional King Khalid pada 10 dan 11 Oktober 2026,” kata Yvonne kepada wartawan.

Yvonne menjelaskan, jumlah WNI di seluruh Arab Saudi mencapai 581.000 orang. Pemerintah terus memantau perkembangan keamanan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh untuk memastikan perlindungan bagi warga Indonesia.

Kemlu Minta WNI Menghindari Kawasan Bandara

Kemlu melalui KBRI Riyadh telah mengeluarkan imbauan agar WNI meningkatkan kewaspadaan selama situasi keamanan berkembang. Pemerintah meminta warga menghindari lokasi rawan, terutama kawasan Bandara Internasional King Khalid.

Kemlu juga menyarankan WNI membatasi perjalanan yang tidak mendesak serta mematuhi arahan otoritas Arab Saudi.

Bagi warga yang hendak bepergian dari atau menuju Arab Saudi, Yvonne meminta mereka memeriksa status penerbangan kepada maskapai masing-masing. WNI juga perlu mengikuti informasi resmi dari otoritas Arab Saudi dan KBRI Riyadh untuk memperoleh perkembangan terbaru.

Langkah tersebut penting mengingat gangguan operasional bandara dapat memengaruhi jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.

KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah Tetap Beroperasi

Kemlu memastikan KBRI Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tetap memberikan pelayanan kekonsuleran serta perlindungan bagi WNI.

Warga Indonesia yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi nomor layanan berikut:

  • Hotline KBRI Riyadh: +966 569173990
  • Hotline KJRI Jeddah: +966 503609667

Kemlu mengimbau WNI menyimpan nomor tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan bantuan selama situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif.

Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara hingga 17 Oktober

Otoritas Arab Saudi memperpanjang penutupan Bandara Internasional King Khalid hingga Sabtu (17/10/2026). Reuters melaporkan pada Selasa (13/10/2026) bahwa keputusan tersebut menyusul rangkaian serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi.

Sejumlah maskapai membatalkan penerbangan akibat situasi tersebut. Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi menjelaskan bahwa penghentian operasional sementara bertujuan memastikan keselamatan dan kesiapan fasilitas bandara.

Pada Senin (12/10/2026) malam, kelompok Houthi mengklaim telah menyerang bandara menggunakan rudal balistik. Klaim itu muncul setelah Arab Saudi mengumumkan keberhasilan mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang mengarah ke Riyadh.

Situasi ini membuat pemerintah Indonesia terus memantau kondisi WNI di Arab Saudi. Kemlu meminta warga tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan tidak mendekati lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink casino real moneyเว็บสล็อตdeneme bonusuPadişahbetPadişahbetjustin tvporno sitelerijojobetjojobetjojobetPorno siteleri HDPadişahbetkralbetesim malaysiatipobet resmi girişcasino siteleriPadişahbetcasibomcasibomvippark girisjojobetjojomeritking