Berita Terkini

Pemkot Samarinda Cari Solusi untuk Pedagang Kaki Lima

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Rusmadi meminta kepada seluruh masyarakat Kota Samarinda untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru yakni untuk tidak berjualan di atas trotoar ataupun di atas drainase.

Pemkot Samarinda berkomitmen teguh untuk mencarikan solusi alternatif dengan menyiapkan lahan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) serta lahan parkir.

“Memang masalah PKL dan parkir ini sudah ada dari 20 tahun bahkan 30 tahun yang lalu. Tidak bisa juga saling menyalahkan antara PKL dengan masyarakat yang mau membeli. Asalkan masyarakat mau diajak bekerja sama untuk bersama-sama mengikuti aturan, Insyaallah Samarinda bisa bebas dari yang namanya kemacetan dan juga parkir liar,” ujar Rusmadi, Kamis (27/5/2021)

Tak luput juga beberapa titik lokasi yang menjadi sorotannya yakni, parkir di Pasar Sungai Dama, Pasar Segiri, dan juga depan Samarinda Central Plaza (SCP).

“Seperti di depan Kantor Gubernur, masyarakat pengguna jalan sekarang tidak lagi mengalami kemacetan. Akan tetapi merugikan masyarakat yang sebelumnya berjualan di sana, sehingga kami telah mencarikan solusi agar masyarakat bisa tetap berjualan. Caranya adalah dengan mengurangi jumlah kapasitas PKL yang akan tetap berjualan di sana dan menetapkan aturan jam berjualan yakni hanya boleh berjualan dari Jam 17.00 WITA sore hingga 11.00 WITA malam. Sehingga di luar jam itu, Tepian Mahakam tidak beubah fungsinya sebagai ruang terbuka hijau,” imbuhnya.

Lanjut dia, Pemkot Samarinda tengah melakukan terobosan terbaru, yakni mencari lokasi untuk tempat berjualan bagi PKL yang memiliki lahan larkir yang luas. Sehingga ini nantinya dapat mengubah kebiasaan masyarakat yang suka membeli secara drive thru di pinggir jalan, menjadi kebiasaan baru dengan membeli kebutuhan pada lokasi yang tepat dan sesuai aturan.

“Bila cara ini berhasil, kami yakin terobosan ini dapat meningkatkan PAD, dan sektor ekonomi kerakyatan yaitu PKL dapat tumbuh kembali,” tambahnya.

Show More

Related Articles

Back to top button