Advertorial

Demi Kelancaran Ekonomi Daerah, Pemkab Kutim Terus Genjot Perbaikan Jalan Poros Sangatta–Bengalon 

POLITIKAL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkot) Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, khususnya pada sektor transportasi yang memegang peranan penting bagi roda perekonomian daerah.

Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan perbaikan jalan poros Sangatta–Bengalon, jalur vital yang menjadi penghubung antar kecamatan sekaligus rute strategis bagi kendaraan tambang, logistik, hingga mobilitas masyarakat umum.

Jalan poros ini merupakan nadi pergerakan ekonomi di wilayah selatan Kutim.

Aktivitas kendaraan berat yang hilir-mudik dari sektor pertambangan serta distribusi barang kebutuhan masyarakat menjadikan jalur ini sangat sibuk setiap hari.

Namun, intensitas tersebut kerap menyebabkan kerusakan, mulai dari retakan hingga lubang besar yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Oleh karena itu, perbaikan rutin dan perawatan berkelanjutan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Sekretaris Kecamatan Bengalon, Permana Lestari, mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim terus mengupayakan perbaikan bertahap di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, meskipun kondisi jalan masih belum sempurna, progres perbaikan berjalan konsisten dan melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari dunia usaha.

“Memang jalan ini rentan rusak, terutama di area tambang. Namun, perbaikan terus berjalan meski belum 100 persen sempurna,” kata Permana.

Ia menambahkan bahwa koordinasi antara kecamatan, pemerintah kabupaten, dan sejumlah perusahaan di wilayah tersebut semakin intens dilakukan untuk memastikan proses peningkatan infrastruktur berjalan lancar.

Menariknya, Permana juga menyoroti perspektif positif dari fenomena kerusakan jalan.

Menurutnya, kerusakan yang terjadi dapat menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas ekonomi di Bengalon dan wilayah sekitarnya.

“Seperti yang disampaikan Gubernur, kalau jalan rusak berarti ekonomi sedang bergerak. Itu menandakan bahwa perekonomian daerah berjalan dengan baik,” ucapnya.

Meningkatnya aktivitas distribusi barang, pertambangan, dan mobilitas masyarakat memang membawa konsekuensi bagi kondisi jalan.

Namun dengan perbaikan berkelanjutan, Pemkab Kutim berupaya memastikan jalur ini tetap layak digunakan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat.

Saat ini, sejumlah titik rawan telah menjadi prioritas pengerjaan, terutama area yang kerap tergenang air atau dilewati angkutan bertonase besar.

Para pekerja lapangan juga terus memantau kondisi jalan untuk menghindari kerusakan yang bisa membahayakan pengguna.

Dukungan sektor swasta, terutama perusahaan tambang dan perkebunan yang beroperasi di sepanjang jalur Sangatta–Bengalon, menjadi faktor penting dalam percepatan perbaikan.

Skema kolaborasi pemerintah–swasta ditegaskan sebagai langkah strategis untuk mengatasi tantangan infrastruktur di wilayah industri seperti Kutai Timur.

Dengan perbaikan yang terus dilakukan, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar dan aman.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan diyakini akan memberikan efek domino positif bagi berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, kualitas jalan semakin membaik dan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Kutim,” tutup Permana.

Melalui upaya bersama ini, jalur Sangatta–Bengalon diharapkan tidak hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang membawa kemajuan bagi Kutai Timur. (Adv)

Show More

Related Articles

Back to top button