Gempa Magnitudo 6 Guncang Afghanistan

Dokumentasi liputan seputar peristiwa dan pembangunan di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Politikal)

POLITIKAL.ID  – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6 mengguncang wilayah Afghanistan bagian timur pada Minggu (31/8) tengah malam waktu setempat.

Gempa Afghanistan berpusat di dekat Jalalabad, Provinsi Nangarhar, dengan kedalaman 14 km. Wilayah itu berjarak sekitar 119 km dari ibu kota, Kabul.

Setelah gempa pertama, gempa susulan juga terjadi dengan magnitudo sekitar 4-5.

Gempa kedua terjadi 20 menit setelah yang pertama dengan kedalaman 10 km. Lalu, gempa susulan berikutnya dengan magnitudo 5,2 juga terjadi dan di kedalaman yang sama.

Juru bicara pemerintahan sementara Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa gempa tersebut telah menimbulkan banyak korban jiwa.

Saat ini, tim terus melakukan operasi penyelamatan.

Setidaknya 250 orang tewas dan 500 lainnya terluka imbas gempa dahsyat tersebut.

“Pejabat dan warga setempat saat ini sedang melakukan upaya penyelamatan bagi warga yang terdampak. Tim bantuan dari pusat dan provinsi terdekat juga sedang dalam perjalanan,” kata Mujahid ujarnya.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Taliban Sharafat Zaman mengatakan kemungkinan korban akan bertambah mengingat banyak titik-titik terdampak gempa yang belum terjangkau tim penyelamat.

Tim juga kesulitan mencapai daerah terdampak karena terhambat tanah longsor.

“Jumlah korban dan terluka memang tinggi, tetapi karena akses ke daerah itu sulit, tim kami masih berada di lokasi,” kata Zaman.

(*)

POIN UTAMA

  • 01 Gempa Magnitudo 6 Guncang Afghanistan
  • 02 POLITIKAL.ID  – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6 mengguncang wilayah Afghanistan bagian timur pada Minggu (31/8) tengah malam waktu setempat. Gempa Afghanistan berpusat di dekat...
  • 03 Dinamika isu dan kebijakan terkait terus diperbarui secara berimbang oleh redaksi Politikal.id.
Redaksi Politikal
Tentang penulis

Redaksi Politikal

Tim redaksi Politikal.id berfokus pada liputan isu pemerintahan, politik daerah, dan kebijakan publik di Kalimantan Timur dan Indonesia.

Lihat artikel lainnya →
WhatsApp

IKUTI PERKEMBANGAN TERKINI

Dapatkan berita pilihan, analisa mendalam, dan isu strategis langsung ke email Anda setiap hari.