POLITIKAL.ID – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Samarinda, Elly Luchritia Nova, mengajak organisasi perempuan memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Elly, keberagaman organisasi perempuan di Samarinda merupakan kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-V Wanita Katolik Republik Indonesia (RI) DPC Katedral St. Maria Penolong Abadi Samarinda.
Dalam sambutannya, Elly mengapresiasi penyelenggaraan konferensi tersebut. Ia menilai, Konfercab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, memilih kepengurusan, dan menyusun program kerja.
Lebih dari itu, forum tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, regenerasi, serta memperkuat komitmen organisasi agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap Wanita Katolik RI terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama GOW serta organisasi perempuan lainnya. Mari kita saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Elly.
Perempuan Harus Beriman, Produktif, dan Tangguh
Elly juga menyoroti tema Konfercab Ke-V, yakni perempuan yang bertumbuh dalam iman, berkarya, dan tangguh di Bumi Etam.
Menurut dia, terdapat tiga kekuatan penting yang perlu dimiliki perempuan dalam menghadapi perkembangan zaman, yakni iman yang kuat, produktivitas dalam berkarya, serta ketangguhan menghadapi berbagai tantangan.
Ia menjelaskan, iman menjadi landasan moral dan spiritual bagi perempuan dalam menjalani kehidupan, membangun keluarga, serta mengabdikan diri kepada masyarakat.
Sementara itu, produktivitas diperlukan agar perempuan terus mengembangkan potensi, meningkatkan kapasitas diri, dan mengambil peran dalam pembangunan.
“Perempuan bukan hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga harus menjadi penggerak perubahan,” kata Elly.
Adapun ketangguhan, lanjut dia, dibutuhkan agar perempuan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, berani mengambil peran, serta tetap menjaga nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.
Organisasi Perempuan Didorong Perkuat Kolaborasi
Dalam kesempatan tersebut, Elly menegaskan bahwa perbedaan organisasi, latar belakang, maupun keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama.
Sebaliknya, keberagaman tersebut dapat menjadi modal untuk membangun gerakan perempuan yang lebih kuat dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Ia berharap organisasi perempuan tidak hanya berorientasi pada kegiatan internal, tetapi juga mampu melahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas perempuan dan ketahanan keluarga.
Kepada seluruh peserta Konfercab, Elly juga berpesan agar proses pemilihan kepengurusan dan penyusunan program kerja dilakukan dengan mengedepankan musyawarah serta semangat kebersamaan.
“Organisasi yang kuat bukan hanya dilihat dari siapa yang menjadi pemimpinnya, tetapi dari seberapa besar kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi seluruh anggotanya,” tuturnya.
Ia berharap Konfercab Ke-V dapat menghasilkan kepengurusan yang amanah, program kerja yang inspiratif, serta memperkuat peran Wanita Katolik RI dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Elly menutup sambutannya dengan mengajak seluruh organisasi perempuan terus bergerak bersama mewujudkan perempuan yang berdaya, keluarga sejahtera, dan Kota Samarinda yang semakin maju.
(*/tim redaksi)



