Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo, 18 Pejabat Isi Posisi Strategis Pemerintahan

POLITIKAL.ID – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet Prabowo dengan melantik 18 pejabat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Oktober 2026. Pergantian tersebut mencakup sejumlah menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga negara, hingga jabatan Kapolri dan Wakapolri.

Prabowo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan. Para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan perundang-undangan.

Perubahan kali ini menjadi reshuffle kabinet Prabowo ketujuh sejak pemerintahan Prabowo berjalan. Pergantian tersebut menggunakan sejumlah Keputusan Presiden yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan pejabat pada beberapa posisi pemerintahan.

Reshuffle Kabinet Prabowo Ubah Sejumlah Posisi Menteri

Salah satu perubahan terjadi pada posisi menteri koordinator. Bahlil Lahadalia kini mendapat tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sementara itu, Sugiono bergeser dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Perubahan juga terjadi pada Kementerian Luar Negeri. Presiden menunjuk Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri. Sebelumnya, Arrmanatha menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Reuters juga melaporkan penunjukan Arrmanatha sebagai pengganti Sugiono dalam posisi tersebut.

Dudung Abdurahman juga masuk dalam jajaran menteri koordinator. Presiden menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Selain itu, M Sarmuji mendapat posisi sebagai Menteri Perindustrian.

Presiden juga mengangkat sejumlah wakil menteri. Drajad Hari Wibowo menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman mendapat tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Muhammad Saleh Mustafa menjadi Wakil Menteri Pertanian. Sementara itu, Irwan Meilano mendapat posisi sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan. Pelantikan para wakil menteri tersebut masuk dalam rangkaian agenda yang sama di Istana Negara.

Pergantian Kapolri Masuk Agenda Reshuffle

Perubahan penting lainnya terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Prabowo melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Ia menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri.

Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional. DPR RI telah memberikan persetujuan terhadap pencalonannya sebagai Kapolri sebelum pelantikan oleh Presiden.

Selain Kapolri, Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. Pergantian tersebut membuat pucuk pimpinan Polri mengalami perubahan dalam rangkaian reshuffle kabinet Prabowo pada 1 Oktober 2026.

Listyo Sigit Prabowo kemudian mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Pergeseran tersebut menempatkan mantan Kapolri itu dalam posisi baru di lingkungan Istana.

Pimpinan Lembaga Negara Juga Berganti

Pelantikan tidak hanya mencakup kabinet dan Polri. Prabowo juga mengangkat sejumlah pejabat untuk mengisi posisi pada lembaga dan badan pemerintah.

Dedi Prasetyo mendapat jabatan sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Aryanto Wibowo menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Sementara itu, Fadil Imran mendapat posisi sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Presiden juga melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia. Radian Syam mendapat posisi sebagai anggota Ombudsman. Pengangkatan tersebut melengkapi rangkaian pelantikan pejabat pada Kamis tersebut.

Dengan demikian, perubahan pada 1 Oktober 2026 mencakup berbagai sektor pemerintahan. Pergantian berlangsung pada tingkat menteri koordinator, menteri, wakil menteri, lembaga negara, badan pemerintah, serta kepolisian.

Berikut daftar 18 pejabat yang dilantik Presiden Prabowo:

  1. Bahlil Lahadalia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
  2. Sugiono – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  3. Dudung Abdurahman – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  4. Arrmanatha Nasir – Menteri Luar Negeri.
  5. M Sarmuji – Menteri Perindustrian.
  6. Drajad Hari Wibowo – Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  7. Nurkholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan.
  8. Luky Alfirman – Wakil Menteri Keuangan.
  9. Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian.
  10. Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
  11. Listyo Sigit Prabowo – Kepala Staf Kepresidenan.
  12. Dedi Prasetyo – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
  13. Aryanto Wibowo – Wakil Kepala BPKP.
  14. Fadil Imran – Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
  15. Nuzran Joher – Ketua Ombudsman RI.
  16. Radian Syam – Anggota Ombudsman RI.
  17. Suyudi Ario Seto – Kapolri.
  18. Wahyu Hadiningrat – Wakapolri.

Pelantikan tersebut menandai perubahan sejumlah posisi strategis pemerintahan menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink เว็บสล็อตสมัครบาคาร่าเว็บสล็อตcasino real moneyเว็บสล็อตBetpipoVipparkazino888betbomGalabetholiganbetholiganbetholiganbetzlibraryzlibraryz-libraryjojobet girişdeneme bonusuPadişahbetPadişahbetjustin tvporno sitelerijojobetjojobetjojobetPorno siteleriPadişahbetcasibomesim malaysiajojobetjojobetzbahis