Andi Harun Uji Gagasan Empat Kandidat Dewan Pengawas Perumda Varia Niaga
POLITIKAL.ID – Empat pejabat Pemerintah Kota Samarinda menjalani tahap akhir seleksi Dewan Pengawas Perumda Varia Niaga. Wali Kota Samarinda Andi Harun memimpin langsung proses wawancara tersebut di Balai Kota Samarinda, Selasa (29/9/2026) sore.
Dalam wawancara itu, Andi Harun menggali gagasan dan kesiapan setiap kandidat. Ia juga menilai kompetensi serta integritas mereka.
Selain itu, Andi Harun meminta kandidat memahami kondisi bisnis Varia Niaga. Mereka juga harus mampu melihat peluang usaha di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Empat Kandidat Ikuti Tahap Akhir
Empat pejabat mengikuti wawancara akhir tersebut. Mereka berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Samarinda.
Kandidat pertama yakni Sekretaris Diskominfo Samarinda Suparmin, SE, M.Eng. Kemudian, ada Kabag Kerja Sama Idfi Septiani, STP, M.Si.
Selanjutnya, Sekretaris Dishub Samarinda Didi Zulyani, S.STP, M.Si. Kandidat terakhir yakni Kabag Perencanaan Keuangan Fahrul Hamid, SE, M.Si.
Pemkot Samarinda nantinya memilih satu kandidat. Kandidat terpilih akan mengisi posisi Dewan Pengawas untuk sisa periode 2023–2027.
Andi Harun Uji Gagasan Kandidat
Dalam wawancara, Andi Harun meminta setiap kandidat menyampaikan gagasan. Ia juga menanyakan langkah konkret yang akan mereka lakukan.
Fokus pembahasan mengarah pada pengembangan bisnis Perumda Varia Niaga. Terutama, terkait unit usaha yang belum berjalan secara optimal.
Menurut Andi Harun, perusahaan harus mampu mengoptimalkan setiap potensi bisnis. Karena itu, evaluasi terhadap unit usaha menjadi bagian penting.
Selain itu, Varia Niaga perlu mencari peluang usaha baru. Dengan begitu, perusahaan dapat memperkuat kinerja dan kontribusinya kepada daerah.
Dewan Pengawas Harus Punya Kompetensi
Andi Harun menegaskan bahwa Dewan Pengawas bukan sekadar posisi administratif. Menurutnya, posisi tersebut membutuhkan kemampuan pengawasan dan pemahaman bisnis.
Karena itu, ia mengingatkan kandidat mengenai ketentuan dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.
Andi Harun menekankan sejumlah persyaratan. Di antaranya kompetensi, keahlian, integritas, kepemimpinan, dan pengalaman.
Selain itu, kandidat harus memiliki kejujuran dan perilaku yang baik. Mereka juga membutuhkan dedikasi tinggi untuk mengembangkan perusahaan.
“Terutama terkait kompetensi, keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan serta mengembangkan perusahaan,” tegas Andi Harun.
Saefuddin Gali Motivasi Kandidat
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri turut mengikuti wawancara akhir. Ia menggali motivasi dari setiap kandidat.
Selain itu, Saefuddin menanyakan strategi yang akan mereka jalankan jika terpilih. Pendalaman tersebut menjadi bagian dari proses seleksi.
Pemkot Samarinda ingin calon terpilih memiliki kemampuan pengawasan. Di sisi lain, mereka juga harus mampu memberikan gagasan untuk pengembangan perusahaan.
Varia Niaga Didorong Perkuat Kinerja
Pemkot Samarinda menilai Dewan Pengawas memiliki peran penting dalam tata kelola perusahaan. Karena itu, fungsi pengawasan harus berjalan secara profesional.
Selanjutnya, Varia Niaga perlu menjaga kesehatan perusahaan. Perusahaan juga harus mengoptimalkan potensi usaha yang tersedia.
Dengan langkah tersebut, Varia Niaga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi kepada daerah. Namun, peningkatan bisnis tetap harus berjalan bersama pelayanan kepada masyarakat.
Dalam wawancara tersebut, Andi Harun didampingi Saefuddin Zuhri. Turut hadir Asisten II Setda Samarinda Marnabas Patiroy dan Kepala BPKAD Samarinda Ananta Fathurrozi.
Sejumlah pejabat terkait juga mengikuti proses wawancara akhir calon Dewan Pengawas Perumda Varia Niaga.
(Redaksi)