Dugaan Monopoli Proyek Taman Slamet Riyadi Samarinda, Sekkot Samarinda akan Koordinasi ke DLH

Dokumentasi liputan seputar peristiwa dan pembangunan di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Politikal)

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Dugaan monopoli proyek pembangunan taman Slamet Riyadi Kota Samarinda telah didengar Sekretaris kota (Sekkot) atau sekda pemkot Samarinda, Sugeng Chairudin.

Dikonfirmasi awak media, Sugeng sapaannya mengaku belum mendengar dugaan tersebut.

“Aku belum tahu kabar itu,” ujar Sugeng, Jum’at (26/3/2021).

Pembangunan taman dengan luas sekira enam kali lapangan footsal itu sedang dikerjakan.
Menurut kalender proyek yang terpajang, selesai pada bulan Desember tahun lalu. Kemudian pemkot melakukan perpanjangan waktu hingga bulan Februari lalu.

Namun kenyataannya saat dipantau media ini, pekerja masih sibuk menuntaskan satu bangunan replika buah dan pengecatan sebagai toilet publik.

Taman dengan veneu sungai Mahakam itu menelan anggaran sebesar Rp 14 miliar lebih.

Dari info yang diterima media ini pada tanggal 29 maret nanti DLH akan serahkan laporan keuangan ke BPK.

Ditanya apakah sudah melakukan komunikasi dengan opd terkait 2022.
Segung menjawab belum ada.

“Nanti saya cek ya,” imbuhnya. ” (001).

POIN UTAMA

  • 01 POLITIKAL.ID, SAMARINDA - Dugaan monopoli proyek pembangunan taman Slamet Riyadi Kota Samarinda telah didengar Sekretaris kota (Sekkot) atau sekda pemkot Samarinda, Sugeng Chairudin.
  • 02 Dikonfirmasi awak media, Sugeng sapaannya mengaku belum mendengar dugaan tersebut.
  • 03 "Aku belum tahu kabar itu," ujar Sugeng, Jum'at (26/3/2021).
Redaksi Politikal
Tentang penulis

Redaksi Politikal

Tim redaksi Politikal.id berfokus pada liputan isu pemerintahan, politik daerah, dan kebijakan publik di Kalimantan Timur dan Indonesia.

Lihat artikel lainnya →
WhatsApp

IKUTI PERKEMBANGAN TERKINI

Dapatkan berita pilihan, analisa mendalam, dan isu strategis langsung ke email Anda setiap hari.