Jabat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Ungkap Kementerian yang Akan Berada di Bawah Koordinasinya
POLITIKAL.ID – Pemerintah masih menyusun struktur kelembagaan Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang dipimpin Bahlil Lahadalia.
Sejumlah kementerian mulai dipetakan untuk berada dalam koordinasi kementerian baru tersebut, dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi telah dipastikan masuk.
Bahlil mengatakan pemerintah masih melakukan konsolidasi untuk menentukan kementerian lain yang akan berada di bawah koordinasinya.
Proses tersebut sekaligus menunggu penyelesaian Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur struktur kelembagaan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
“(Kementerian) ESDM sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Itu sudah pasti,” ujar Bahlil saat ditemui di Raffles Jakarta, Rabu (7/10).
Kementerian Perindustrian Berpeluang Masuk
Bahlil menyebut pemerintah masih membuka peluang satu hingga dua kementerian lain untuk masuk dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Salah satu kementerian yang berpotensi bergabung ialah Kementerian Perindustrian.
Menurut Bahlil, agenda hilirisasi tidak dapat dipisahkan dari industrialisasi. Pemerintah membutuhkan sektor industri untuk mengolah sumber daya menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi.
“Kalau kita bicara hilirisasi kan kita bicara industrialisasi. Karena instrumen daripada hilirisasi untuk mencapai nilai tambah ya industri. Mungkin juga, mungkin ya, mungkin Kementerian Perindustrian,” ujarnya.
Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi nantinya akan mengonsolidasikan berbagai program kementerian terkait. Pemerintah menargetkan koordinasi tersebut dapat mempercepat pelaksanaan agenda hilirisasi sekaligus mendorong penciptaan nilai tambah di dalam negeri.
Bahlil Tunggu Perpres
Bahlil menegaskan pemerintah belum menetapkan seluruh kementerian yang akan berada di bawah koordinasinya. Ia menyebut proses konsolidasi masih berlangsung sejak dirinya dilantik.
“Sejak dari pelantikan bahwa kami lagi melakukan konsolidasi. Kementerian apa saja di bawah kami belum 100 persen selesai,” ucapnya.
Selain menjabat Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil juga merangkap sebagai Menteri ESDM. Ia mengatakan pemerintah masih membahas struktur kelembagaan kementerian tersebut sebelum menetapkannya melalui Perpres.
“Saya baru dilantik menjadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri ESDM, dan strukturnya saja, Perpres-nya masih pembahasan,” imbuh Bahlil.
(*)
