Presiden Jokowi Jadwalkan Camping di Titik Nol IKN Tengah Februari, Peletakan Batu Pertama Masih Misteri

Dokumentasi liputan seputar peristiwa dan pembangunan di Kalimantan Timur. (Foto: Dok. Politikal)

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan peletakan Batu pertama atau Groundbreaking pembangunan IKN masih misteri.

Isran Noor, Gubernur Kaltim mengungkap peletakan batu pertama IKN Nusantara akan dilakukan setelah Badan Otorita IKN dibentuk Presiden.

“Groundbreaking tunggu pembentukan Badan Otorita,” kata Isran Noor, Rabu (2/2/2022).

Diperkirakan Badan Otorita IKN akan dibentuk Presiden, pada semester I 2022 ini.

Isran Noor, turut menjelaskan, hasil rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, presiden dijadwalkan akan melakukan camping di titik nol IKN.

“Pak Presiden akan bermalam, berkemah di titik nol IKN Nusantara,” paparnya.

Agenda kemah Presiden ini rencananya digelar pada pertengahan Februari mendatang.

Dalam agenda kemah itu, akan turut dilakukan doa bersama, guna kelancaran pemindahan IKN Nusantara dari Jakarta ke Sepaku.

“Saya akan meminta jajaran terkait melakukan koordinasi dengan pihak Istana Negara di Jakarta untuk mempersiapkan rencana itu,” tegasnya.

Diketahui, pada APBN 2022 tahun ini, pusat menganggarkan Rp12 triliun untuk pembangunan awal IKN Nusantara.

Sedangkan hingga 2024, total anggaran pembangunan ibu kota adalah Rp 110 triliun.

Selain dari APBN, pemerintah akan mengandalkan pembangunan IKN yang bersumber dari modal swasta, aset BMN, sampai kerja sama dengan badan usaha (KPBU). (ADV/Kominfo Kaltim)

POIN UTAMA

  • 01 POLITIKAL.ID, SAMARINDA - Pelaksanaan peletakan Batu pertama atau Groundbreaking pembangunan IKN masih misteri.
  • 02 Isran Noor, Gubernur Kaltim mengungkap peletakan batu pertama IKN Nusantara akan dilakukan setelah Badan Otorita IKN dibentuk Presiden.
  • 03 "Groundbreaking tunggu pembentukan Badan Otorita," kata Isran Noor, Rabu (2/2/2022).
Redaksi Politikal
Tentang penulis

Redaksi Politikal

Tim redaksi Politikal.id berfokus pada liputan isu pemerintahan, politik daerah, dan kebijakan publik di Kalimantan Timur dan Indonesia.

Lihat artikel lainnya →
WhatsApp

IKUTI PERKEMBANGAN TERKINI

Dapatkan berita pilihan, analisa mendalam, dan isu strategis langsung ke email Anda setiap hari.