Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur pada musim haji tahun ini.
Tuut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri serta dengan jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan keluarga jemaah.
Pemkot Samarinda Beri Uang Saku untuk Jemaah Haji
Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan perhatian kepada warganya yang akan menunaikan ibadah haji melalui pemberian uang saku. Kebijakan ini disambut antusias oleh para jemaah dan keluarga.
Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh ujian.
“Perjalanan haji ini adalah perjalanan penuh ujian. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh jemaah untuk menjaga keikhlasan, memperkuat kesabaran, dan tetap fokus dalam beribadah,” ujarnya.
Wali Kota Ingatkan Cuaca Ekstrem di Arab Saudi
Andi Harun mengingatkan para jemaah terkait kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, terutama saat puncak ibadah haji. Ia menyebut suhu udara dapat mencapai 50 derajat Celsius.
“Kondisi cuaca di sana sangat panas, apalagi saat puncak wukuf di Arafah. Ini membutuhkan kesiapan fisik yang baik. Jaga kesehatan, jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak memungkinkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, momen wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah menjadi puncak ibadah haji yang harus jemaah jaga dengan kondisi tubuh yang prima.
Himbauan Untuk Jemaah Jaga Kesehatan dan Stamina
Selain cuaca, Andi Harun juga menyoroti jarak tempuh antara penginapan dan lokasi ibadah yang berkisar 3 hingga 7 kilometer. Ia meminta jemaah menjaga stamina selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Perjalanan dari hotel ke lokasi ibadah cukup jauh. Ini harus diantisipasi dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengatur waktu istirahat, terutama saat menjalani rangkaian ibadah padat seperti mabit di Mina.
Tekankan Solidaritas dan Kebersamaan Antarjemaah
Dalam kesempatan itu, Andi Harun mengajak seluruh jemaah untuk saling membantu selama berada di Tanah Suci. Ia menilai solidaritas menjadi kunci kelancaran ibadah.
“Kalau ada yang kurang sehat, harus saling membantu. Jangan egois. Kebersamaan itu penting dalam perjalanan haji,” pesannya.
Harapan Jemaah Haji Samarinda Pulang Selamat dan Mabrur
Andi Harun berharap seluruh jemaah haji asal Samarinda dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Harapan kami, seluruh 1.024 jemaah ini mendapatkan kemudahan dari Allah SWT, pulang ke Samarinda dengan selamat, berkumpul kembali dengan keluarga, dan menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Suasana pelepasan berlangsung haru. Sejumlah keluarga mengiringi keberangkatan dengan doa dan tangis, berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
Terakhir, Pemkot Samarinda memastikan akan terus memberikan dukungan kepada jemaah haji, baik sebelum keberangkatan maupun selama pelaksanaan ibadah melalui koordinasi dengan petugas haji di lapangan.