Sosok

Dokter Tifa Pilih Kembali ke Dunia Kesehatan, Sebut Tugas dalam Polemik Ijazah Jokowi Telah Selesai

POLITIKAL.ID – Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa memilih kembali fokus ke bidang kesehatan setelah sekitar satu tahun terlibat dalam polemik dugaan ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dokter Tifa menyampaikan keputusan tersebut melalui video di channel YouTube Dokter Tifa pada Selasa (4/8/2026). Ia memberi judul video itu “dr Tifa Pilih Hijrah, Tugas Soal Ijazah Sudah Tunai, Kini Kembali Ke Dunia Kesehatan”.

Dalam video berdurasi 5 menit 44 detik itu, Dokter Tifa mengatakan dirinya telah menyelesaikan tugas sebagai ilmuwan dan peneliti dalam polemik ijazah Jokowi.

Ia kini ingin kembali menekuni bidang kesehatan. Ia juga memperkenalkan buku terbarunya berjudul Kontroversi Vaksin.

Dokter Tifa Sebut Tugas dalam Polemik Ijazah Jokowi Selesai

Dokter Tifa mengingat kembali keterlibatannya dalam polemik ijazah Jokowi. Ia bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar meluncurkan buku Jokowi’s White Paper pada 18 Agustus 2025.

Menurut Dokter Tifa, buku tersebut memuat kajian ilmiah mengenai polemik ijazah Jokowi. Ia secara khusus meneliti artefak digital yang beredar di media sosial.

Artefak tersebut diklaim sebagai foto ijazah Jokowi. Dokter Tifa kemudian menganalisis foto itu berdasarkan kompetensi keilmuan yang ia miliki.

Ia menggunakan ilmu anatomi dan morfologi dalam kajiannya. Ia juga menghubungkannya dengan ilmu perilaku.

Dari kajian tersebut, Dokter Tifa mengembangkan analisis neuropolitik menggunakan Facial Action Coding System.

Hasil kajian itu kemudian masuk ke dalam buku Jokowi’s White Paper.

“Untuk saya tuh enough ya cukup karena tugas saya sebagai ilmuwan, sebagai peneliti sudah saya tunaikan hal ihwal tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan ijazah tersebut terutama dari sisi domain pengetahuan maupun kompetensi yang saya miliki,” kata Dokter Tifa.

Dokter Tifa Singgung Perjalanan Hukum

Selain menjalankan penelitian, Dokter Tifa juga menyinggung perjalanan hukumnya dalam video tersebut.

Ia mengaku menjalani proses hukum selama kurang lebih 450 hari. Dalam proses tersebut, ia pernah berstatus sebagai saksi, terlapor, tersangka, hingga terdakwa.

Dokter Tifa kemudian menyinggung persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 23 Juli 2026.

Ia mengaku bersyukur atas hasil persidangan tersebut. Menurutnya, momen itu turut mendorong dirinya untuk mengambil langkah baru.

“Dan pada akhirnya menjadi terdakwa yang alhamdulillah pada tanggal 23 Juli 2026 ya pada sidang yang sudah terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur saya akan bebas dari segala dakwaan. Alhamdulillah wasyukrillah,” ujarnya.

Dokter Tifa juga menilai sejumlah ilmuwan lain kini mulai melakukan penelitian terkait polemik ijazah Jokowi.

Menurutnya, para ilmuwan tersebut menggunakan bidang keahlian masing-masing untuk mengkaji persoalan tersebut.

Buku Kontroversi Vaksin Jadi Momentum Hijrah

Setelah menyatakan tugasnya dalam polemik ijazah telah selesai, Dokter Tifa kini memperkenalkan buku Kontroversi Vaksin.

Ia menyebut buku tersebut sebagai buku ketujuh yang telah ia tulis. Dokter Tifa berencana meluncurkan buku itu pada 17 Agustus 2026.

Tanggal tersebut bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dokter Tifa menyebut buku Kontroversi Vaksin sebagai momentum untuk kembali ke dunia kesehatan.

“Buku kontroversi vaksin ini menjadi sebuah momentum bagi saya untuk hijrah ya dan kittah ya kembali kepada domain keilmuan saya yaitu ilmu kesehatan,” kata Dokter Tifa.

Ia ingin kembali menekuni bidang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan keilmuannya.

Tetap Bersedia Jadi Ahli dalam Kasus Ijazah

Meski memilih fokus ke bidang kesehatan, Dokter Tifa tidak menutup diri dari perkara hukum terkait polemik ijazah Jokowi.

Ia mengatakan tetap bersedia memberikan keterangan jika pengadilan membutuhkannya sebagai ahli atau saksi fakta.

“Ya saya insyaallah akan terus bersedia menjadi ahli maupun jadi saksi fakta bagi pengadilan-pengadilan yang menyidangkan kasus ijazah ini,” ujarnya.

Namun, Dokter Tifa menegaskan dirinya ingin kembali menjalankan aktivitas pada bidang kesehatan.

“Untuk saya sendiri saya harus berjalan, saya harus melangkah kepada domain-domain yang selama ini juga sudah saya tekuni,” katanya.

Dokter Tifa berharap berbagai pihak memahami keputusan tersebut.

Ia menegaskan akan tetap menjalankan perjuangan yang menurutnya berkaitan dengan kebenaran, kebaikan, dan kepentingan umat manusia.

Ia juga berharap dapat menjalani langkah tersebut secara konsisten dan bertanggung jawab.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink Galabet Girişmeritking girişgüvenilir bahis siteleriz libraryHitbetPadişahbetnon gamstop casinosgambling not on gamstopgambling not on gamstopcasinos not on gamstoponline casinosonline casinosbetparkbetparknon gamstop casinosnon gamstop casinoscasino sitesเว็บสล็อตเว็บสล็อตเว็บสล็อตnon gamestoponline casinosnot on gamstopnon gamestoponline casino Deutschlandpayid online casinoonline casinoscasinos not on gamstopcasinos not on gamstopneue wettanbieter ohne oasiswettanbieter vergleichwettanbieter ohne oasiswettanbieter ohne lugascasinos not on gamstopcasino real moneyPadişahbetonline gambling real moneycasinos onlineanonymous casinossweepstakes casinoscasino real moneybest online casinosonline casinosonline casinosbest online casinosonline casinocasinos onlinenew online casinolist of sweepstakes casinosonline casinosmatbetlunabetvaycasinoturboslotnakitbahiskingroyalcasibomngsbahismarsbahisgrandpashabetsocial casinosocial casinojojobetjojobet girişcasibomjojobetholiganbet