Masjid Ash-Shabirin Disiapkan Jadi Wisata Religi Baru Samarinda, Pemkot Rampungkan Revitalisasi

POLITIKAL.ID – Masjid Ash-Shabirin di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, diproyeksikan menjadi destinasi wisata religi baru di Kota Tepian.
Hal ini Wali Kota Samarinda Andi Harun tegaskan saat meninjau langsung hasil revitalisasi masjid tersebut, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, konsep pembangunan tidak hanya berfokus pada fungsi ibadah, tetapi juga mengarah pada pengembangan kawasan religius yang memiliki daya tarik visual dan nilai edukasi keislaman.
Dalam kunjungan itu, Andi Harun didampingi Sekretaris Daerah H Hero Mardanus Satyawan, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparuddin, serta jajaran perangkat daerah dan pengurus masjid.
Revitalisasi Masjid Ash-Shabirin Hadirkan Desain Ikonik dan Modern
Pemerintah Kota Samarinda melakukan pembaruan menyeluruh terhadap Masjid Ash-Shabirin. Bangunan yang sebelumnya berwarna kuning-hijau kini tampil lebih modern dengan dominasi abu-abu dan bentuk arsitektur melingkar.
Selain mempercantik tampilan, desain baru ini juga memperkuat struktur bangunan agar lebih tahan terhadap genangan air saat hujan deras.
Andi Harun mengapresiasi keterlibatan pengurus masjid dalam proses pembangunan.
“Proses pengawasan ini tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari panitia masjid yang ikut aktif berkomunikasi dan mengawal jalannya pembangunan,” ujarnya.
Konsep Wisata Religi, Daya Tarik Baru Samarinda Seberang
Andi Harun menegaskan, desain unik yang diterapkan memang disiapkan untuk menciptakan identitas baru sekaligus menarik minat masyarakat.
“Kita sengaja memilih desain yang unik dan khas, supaya bisa menjadi ikon baru di Samarinda, khususnya Samarinda Seberang. Syukur-syukur juga bisa menjadi landmark,” ucapnya.
Ia menyebut, sejak rampungnya revitalisasi, masjid ini mulai ramai warga berkunjung yang penasaran dengan tampilannya.
“Informasi yang kami dapat, hampir setiap hari ada saja yang datang karena tertarik dengan desainnya yang berbeda,” tambahnya.
Perkuat Kawasan Religi Bersejarah di Samarinda
Keberadaan Masjid Ash-Shabirin dengan wajah baru akan melengkapi kawasan Samarinda Seberang yang terkenal sebagai pusat sejarah Islam di kota ini. Di wilayah tersebut juga berdiri Masjid Shiratal Mustaqim, masjid tertua di Samarinda yang pernah meraih juara II Festival Masjid Bersejarah tingkat nasional pada 2003.
Dengan kombinasi nilai sejarah dan sentuhan arsitektur modern, kawasan ini berpotensi menjadi tujuan wisata religi yang lebih luas.
Anggaran Rp20,7 Miliar, Pembangunan Berlanjut Tahap Akhir
Revitalisasi Masjid Ash-Shabirin menelan anggaran sekitar Rp20,7 miliar. Pemerintah Kota Samarinda masih akan melanjutkan pembangunan tahap berikutnya dengan tambahan anggaran sekitar Rp5 miliar.
“Masih ada pekerjaan lanjutan sekitar Rp5 miliar, seperti perluasan parkir, pembangunan taman, plafon bagian luar, dan beberapa pekerjaan tambahan lainnya. Insya Allah minggu depan mulai dilanjutkan,” jelas Andi Harun.
Ia berharap, setelah seluruh tahapan selesai, masjid ini dapat menjadi pusat ibadah sekaligus destinasi wisata religi yang membanggakan masyarakat Samarinda.
“Mudah-mudahan masjid ini terus memberi manfaat dan menjadi kebanggaan kita bersama,” pungkasnya.
(Adv)
