Said Iqbal Disebut Masuk Kabinet Prabowo, Andi Gani Ingatkan Tetap Perjuangkan Hak Buruh

POLITIKAL.ID – Kabar yang menyebut Presiden Partai Buruh Said Iqbal akan masuk ke jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kian berhembus belakangan ini.
Kabar ini lantas mendapat tanggapan dari Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Andi Gani menghormati setiap pilihan tokoh buruh, termasuk yang memutuskan masuk ke kabinet.
Kendati demikian ia mengingatkan agar perjuangan buruh tetap berjalan.
Andi Gani menyampaikan bahwa ia tidak mempermasalahkan langkah tokoh buruh yang memilih masuk ke pemerintahan.
Ia menilai setiap orang memiliki strategi perjuangan yang berbeda dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.
“Saya lebih memilih jalan perjuangan sebagai pemimpin buruh. Saya mendoakan teman-teman buruh yang masuk di dalam Pemerintahan untuk tetap memperjuangkan hak-hak buruh,” kata Andi Gani dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Ia menekankan bahwa keberadaan tokoh buruh di dalam pemerintahan dapat menjadi peluang untuk memperjuangkan kepentingan pekerja dari dalam sistem. Namun, ia juga mengingatkan bahwa posisi tersebut harus tetap berpihak pada kesejahteraan buruh.
Pilih Tetap di Luar Pemerintahan
Andi Gani menjelaskan bahwa dirinya memilih tetap berada di luar pemerintahan. Ia menilai posisi tersebut penting agar serikat pekerja dapat menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan negara secara independen.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima tawaran untuk bergabung ke kabinet sejak era Presiden Joko Widodo hingga pemerintahan Presiden Prabowo. Bahkan, ia menyebut pernah mendapat tawaran untuk memimpin Dewan Kesejahteraan Buruh pada masa pemerintahan Prabowo.
Meski demikian, ia menolak semua tawaran tersebut. Ia menegaskan bahwa peran sebagai pemimpin serikat buruh menuntut dirinya untuk tetap berada di posisi yang tidak terikat langsung dengan kekuasaan eksekutif.
Hubungan Baik dengan Presiden Prabowo
Andi Gani juga menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak masuk kabinet tidak berarti dirinya berseberangan dengan pemerintah. Ia menyatakan hubungan pribadinya dengan Presiden Prabowo Subianto tetap berjalan baik.
“Hubungan saya dengan Presiden Prabowo terjalin sangat baik. Saya juga menjelaskan kepada Presiden Prabowo soal pilihan saya untuk tetap memilih sebagai Presiden Buruh dan tetap mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya tetap mendukung berbagai program pemerintah, selama kebijakan tersebut berpihak pada kepentingan rakyat dan pekerja.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membuka peluang Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, untuk bergabung dalam kabinet pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai isu yang berkembang terkait masuknya tokoh buruh tersebut ke dalam jajaran pemerintahan.
Dalam keterangannya di Kompleks Istana Presiden pada Kamis (4/6/2026), Prasetyo tidak menampik kemungkinan tersebut. Ia menilai peluang Said Iqbal masuk kabinet berkaitan erat dengan kiprah dan perjuangannya selama ini dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
“Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Berhubungan dengan kiprah beliau,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Presiden, Kamis (4/6/2026).
Pernyataan itu memperkuat spekulasi yang selama beberapa waktu terakhir berkembang di kalangan publik dan pengamat politik. Namun demikian, Prasetyo belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai posisi yang kemungkinan akan ditempati oleh Said Iqbal apabila resmi bergabung dengan kabinet.
Jabatan Belum Diungkap
Saat wartawan menanyakan jabatan yang akan diberikan kepada Said Iqbal, Prasetyo memilih tidak menjawab secara gamblang. Ia hanya meminta publik menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan pemerintah
Selain itu, Prasetyo juga menyinggung kemungkinan pelantikan pejabat baru berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026. Meski demikian, ia belum memberikan kepastian mengenai agenda tersebut maupun siapa saja yang akan dilantik.
Di sisi lain, Said Iqbal juga belum memberikan pernyataan tegas terkait kabar dirinya masuk kabinet. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Presiden dan meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama presiden. Terima kasih,” kata Said Iqbal, Jumat (5/6/2026).
(*)





