POLITIKAL.ID – Turnamen sepak bola IKAMBA CUP IV 2026 resmi ditutup di Lapangan Bola GP, Jalan H. Marhusein, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (8/11/2026).
Penutupan turnamen tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri. Sejumlah tokoh seperti Anggota DPRD RI Yulianus Henock Sumual, Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pitasari, Ketua PSSI Samarinda Joha Fajal, Ketua TWAP Saparudin dan sejumlah tokoh NTT di Kalimantan Timur.
Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Manggarai Barat Kalimantan Timur (IKAMBA Kaltim) karena dinilai tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat.
IKAMBA CUP IV 2026 Perkuat Silaturahmi Antarsuku di Samarinda
Menurut Saefuddin, kegiatan olahraga seperti turnamen sepak bola dapat menjadi ruang pertemuan berbagai kelompok masyarakat, termasuk organisasi kedaerahan dan paguyuban suku yang ada di Samarinda.
Ia menilai, kebersamaan dan komunikasi antarkelompok masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kota tetap aman dan tenteram.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa mempererat tali silaturahmi antarsuku dan organisasi kedaerahan. Samarinda merupakan rumah bersama, sehingga keamanan dan ketenteraman kota harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Saefuddin.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan turnamen tersebut. Menurutnya, persatuan tidak hanya dibangun melalui kegiatan pemerintahan, tetapi juga melalui aktivitas sosial, olahraga, dan kebudayaan.
“Kalau seluruh elemen masyarakat bersatu dan saling menghormati, maka suasana aman dan kondusif di Kota Samarinda dapat terus terjaga,” ujarnya.
IKAMBA Kaltim Apresiasi Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
Sementara itu, Ketua IKAMBA Kaltim, Paulinus Dogis, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di Kalimantan Timur karena telah ikut berpartisipasi dan memeriahkan IKAMBA CUP IV 2026.
Ia menyebut antusiasme masyarakat menjadi salah satu hal yang mendorong penyelenggara untuk kembali menggelar kegiatan serupa pada tahun mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTT di Kalimantan Timur yang telah ikut meramaikan dan mendukung kegiatan ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” kata Paulinus.
Menurut dia, IKAMBA CUP tidak semata-mata berorientasi pada pertandingan dan hasil kompetisi. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempertemukan masyarakat, membangun persaudaraan, serta menjaga hubungan baik antarkomunitas.
IKAMBA CUP Berikutnya Diharapkan Lebih Meriah
Paulinus berharap turnamen berikutnya dapat diselenggarakan dengan konsep yang lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta maupun masyarakat.
“Ke depan, kami berharap IKAMBA CUP bisa kembali digelar dengan konsep yang lebih meriah. Kami ingin kegiatan ini terus menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan Pemerintah Kota Samarinda yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan Pemerintah Kota Samarinda atas dukungan yang diberikan. Tanpa dukungan banyak pihak, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan seperti yang diharapkan,” tutur Paulinus.
Melalui penyelenggaraan IKAMBA CUP IV 2026, IKAMBA Kaltim berharap semangat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat tetap terpelihara. Turnamen ini sekaligus menjadi salah satu ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berinteraksi melalui olahraga.



