DaerahSamarinda

Dilepas dengan Tangis dan Doa, Kisah Bakti Anak Warnai Keberangkatan Jemaah Haji Samarinda

POLITIKAL.ID — Suasana penuh haru menyelimuti pelepasan jemaah haji asal Samarinda di halaman GOR Segiri, Sabtu (25/4/2026). Tangis keluarga pecah saat ratusan jemaah bersiap memulai perjalanan panjang menuju Tanah Suci, sebuah momen yang telah lama dinantikan.

Sebanyak 360 jemaah bersama 4 petugas yang tergabung dalam kloter 1 resmi diberangkatkan menuju embarkasi Balikpapan. Dari sana, mereka dijadwalkan melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Sejak pagi, lokasi pelepasan dipadati keluarga pengantar. Doa bersama yang dipanjatkan menambah suasana khidmat sekaligus emosional. Para jemaah saling berpamitan, berpelukan, dan melambaikan tangan—sebuah perpisahan sementara yang sarat makna.

Sebagian besar jemaah mengaku telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat. Tak heran, momen ini menjadi puncak harapan sekaligus panggilan spiritual yang begitu dinanti.

Pemandangan mengharukan juga terlihat dari para jemaah lanjut usia yang didampingi keluarga hingga ke dalam bus. Dengan langkah perlahan, mereka dibantu naik kendaraan, diiringi doa dan harapan dari orang-orang terdekat.

Salah satu kisah yang menyentuh datang dari Mulyono, yang dengan penuh ketulusan mendampingi ibunya menggunakan kursi roda. Ia bahkan telah mempersiapkan fisik sejak lama demi memastikan sang ibu dapat menjalani ibadah dengan lancar.

“Saya sudah persiapkan fisik sejak lama. Insyaallah saya akan menjaga dan mendampingi ibu selama ibadah. Ini sudah jadi niat saya untuk membawa beliau haji,” ujarnya.

Kisah tersebut menjadi gambaran nyata bakti seorang anak kepada orang tua, sekaligus potret kuat nilai-nilai kemanusiaan dalam perjalanan spiritual ini.

Di sisi lain, sejumlah jemaah lain juga tak kuasa menahan haru. Ada yang menyebut keberangkatan ini sebagai jawaban atas doa panjang, bahkan ada yang menitikkan air mata saat harus berpisah sementara dengan keluarga.

Pesan dan Doa Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut hadir melepas langsung keberangkatan jemaah. Ia menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah hari ini kita secara resmi melepas kloter 1 jemaah haji dari Kota Samarinda menuju embarkasi Balikpapan. Dari sana mereka akan melanjutkan perjalanan ke Jeddah dan menjalankan seluruh rukun serta wajib haji,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke Samarinda.

“Harapan kita, seluruh jemaah berangkat dalam keadaan sehat dan selamat, lalu kembali ke tanah air berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat walafiat serta membawa haji yang mabrur,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga menitipkan doa khusus kepada para jemaah agar mendoakan Kota Samarinda tetap dalam lindungan dan keberkahan.

“Kami menitipkan doa agar kota ini selalu dilindungi, dijauhkan dari segala bencana, dan masyarakatnya hidup dalam persatuan serta kebahagiaan,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga memohon doa agar para penyelenggara pemerintahan diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah dalam menjalankan amanah.

Selain pelepasan, Andi Harun mengungkapkan dirinya memberikan bantuan pribadi sebesar 100 riyal kepada setiap jemaah sebagai bentuk rasa syukur.

“Ini hanya ungkapan rasa syukur kami. Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi semoga bisa menjadi penyambung hubungan emosional antara warga dengan kota ini saat berada di Tanah Suci,” tutupnya.

Keberangkatan kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 2026 bagi warga Samarinda, sekaligus meninggalkan kisah-kisah haru yang tak terlupakan.

(tim redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button