RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara, Aklamasi Pilih Romy Wijayanto Sebagai Direktur Utama

POLITIKAL.ID — Sektor perbankan daerah di Kalimantan Timur mencatat sejarah baru dalam perjalanan manajerialnya melalui pergantian pucuk pimpinan tertinggi. Para pemegang saham PT BPD Kaltim Kaltara secara resmi menetapkan figur baru untuk menakhodai perusahaan dalam periode strategis mendatang. Melalui agenda RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara, seluruh peserta forum menyepakati penunjukan Romy Wijayanto sebagai Direktur Utama yang baru.
Pertemuan besar ini berlangsung pada Kamis (23/4/2026) dengan menghadirkan perwakilan dari 16 pemegang saham yang terdiri dari jajaran pemerintah kabupaten serta kota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Selain itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, hadir memimpin jalannya rapat selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP). Kehadiran seluruh pemilik modal ini menegaskan arti penting keputusan tersebut bagi stabilitas ekonomi regional. Selanjutnya, forum ini menjadi ruang bagi para pemilik saham untuk merumuskan arah kebijakan serta memperkuat struktur manajemen bank daerah agar tetap kompetitif di pasar nasional.
Pemegang Saham Capai Kesepakatan Aklamasi
Proses pemilihan pemimpin baru dalam forum RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara ini menghasilkan keputusan yang bersifat bulat melalui mekanisme mufakat. Romy Wijayanto memenangkan mandat tersebut secara aklamasi guna menggantikan posisi Muhammad Yamin yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan baik. Meskipun terdapat kandidat kompeten lainnya seperti Amri Mauraga, namun para peserta rapat tetap menjatuhkan pilihan utama mereka kepada Romy. Kesepakatan tanpa pemungutan suara keras ini mencerminkan soliditas yang luar biasa di antara pemerintah daerah selaku pemilik modal.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memberikan keterangan resmi kepada awak media sesaat setelah forum tersebut berakhir. Beliau menegaskan bahwa seluruh perwakilan daerah menunjukkan visi yang sama dalam proses pengambilan keputusan penting ini. Menurut beliau, kebersamaan para pemegang saham menjadi modal utama bagi bank untuk melangkah lebih jauh di masa depan.
“Kita tadi telah menggelar kegiatan RUPS, dan hari ini telah kita putuskan bersama-sama oleh 16 pemegang saham di Bankaltimtara bahwa Pak Romy Wijayanto menjadi Direktur Utama,” ujar Rudy Mas’ud dengan nada optimis.
Otoritas Jasa Keuangan Berikan Penilaian Tertinggi
Keputusan bulat para pemegang saham ini tidak muncul begitu saja, melainkan merujuk sepenuhnya pada hasil kajian teknis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelum forum ini terlaksana, OJK telah melakukan rangkaian penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap seluruh kandidat direksi secara independen dan transparan. Berdasarkan data hasil evaluasi tersebut, Romy Wijayanto berhasil mengantongi skor tertinggi sehingga menjadi pertimbangan utama bagi pemegang saham untuk memilihnya dalam RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara.
Selain itu, Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa parameter penilaian OJK mencakup aspek kompetensi teknis, integritas, serta energi kepemimpinan yang progresif. Oleh karena itu, para pemilik saham merasa sangat yakin bahwa Romy memiliki kapasitas intelektual dan manajerial yang sesuai dengan tantangan industri perbankan saat ini. Hasil penilaian objektif ini sekaligus menutup ruang bagi adanya intervensi politik atau kepentingan personal dalam pemilihan direksi.
“Pertimbangannya adalah hasil penilaian dari OJK yang menilai skor Romy adalah yang tertinggi, kemudian parameternya adalah kompetensi yang kami ukur dan kami kalikan dengan energi yang dimiliki,” jelas Rudy Mas’ud saat memaparkan hasil rapat tersebut.
Pengalaman Profesional Perkuat Kepercayaan Daerah
Rekam jejak profesional Romy Wijayanto yang panjang di dunia perbankan turut memperkuat keyakinan para pemegang saham. Sebelum mengemban amanah besar ini, Romy pernah menduduki posisi strategis sebagai Direktur Keuangan dan Strategi pada Bank DKI selama periode 2020 hingga 2024. Pengalaman suksesnya dalam mengelola strategi keuangan di bank pembangunan daerah lain memberikan jaminan bahwa beliau memahami karakteristik unik bank milik pemerintah. Oleh karena itu, para pemegang saham melihat sosok Romy sebagai jembatan yang mampu membawa inovasi dari pusat keuangan nasional ke daerah.
Selanjutnya, Rudy Mas’ud kembali menekankan bahwa transparansi hasil kajian OJK membuat proses mufakat dalam RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara berjalan sangat lancar tanpa perdebatan yang berarti. Kesepakatan ini mencerminkan harapan besar dari masyarakat dan pemerintah daerah agar Bankaltimtara mampu bersaing lebih agresif di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial. Para pemilik modal menginginkan bank ini tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam membiayai proyek-proyek strategis di Kalimantan.
“Tadi Romy Wijayanto terpilih secara aklamasi karena semuanya sepakat, karena yang disampaikan adalah kajian dari OJK yang sudah sangat komprehensif,” ungkap Rudy kembali mempertegas proses pemilihan tersebut.
Harapan Baru bagi Transformasi Perbankan Daerah
Publik Berharap jajaran direksi yang baru untuk mentransformasi layanan perusahaan. Bankaltimtara mengemban tugas berat untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Selain fokus pada profitabilitas, bank daerah ini juga memikul tanggung jawab sosial untuk mendukung pelaku UMKM dan memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok desa.
Selanjutnya, tantangan digitalisasi menjadi prioritas utama yang harus segera Romy Wijayanto selesaikan bersama tim manajemennya. Persaingan dengan bank digital dan lembaga keuangan modern lainnya menuntut Bankaltimtara untuk terus memodernisasi infrastruktur teknologinya. Namun, dengan dukungan penuh dari 16 pemegang saham, optimisme terhadap masa depan bank ini tetap terjaga dengan sangat kuat.
Gubernur berharap kepemimpinan baru ini segera membawa perubahan signifikan yang memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan asli daerah. Melalui tata kelola perusahaan yang semakin solid dan transparan, Bankaltimtara berpotensi menjadi salah satu bank daerah terbaik di Indonesia. Keputusan dalam RUPS Luar Biasa Bank Kaltimtara hari ini menjadi titik awal bagi era baru perbankan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemajuan ekonomi rakyat.
(Redaksi)


