“Semua itu harus ditingkatkan termasuk pedestrian juga yang harus ramah anak,” jelas Puji.
Tak hanya pembangunan, Puji mengaku masih ada beberapa catatan yang harus dimaksimalkan.
Sebab, KLA kabupaten/kota itu mempunyai sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan dan perlindungan hak anak.
“Ada beberapa catatan yang harus kami selesaikan. Misalkan masih ditemukan pernikahan dini hingga ada bullying di satuan pendidikan dan lingkungan,” kata dia.
Dalam rangka mewujudkan KLA tingkat utama, tentunya membutuhkan dukungan dari masyarakat dan lembaga sosial.
“Semuanya sudah bagus sebenarnya, tetapi masih harus lebih dimaksimalkan. Mudah-mudahan 2023 sudah bisa ke tingkat utama,” tutupnya.
(Advertorial)