Daerah

Wawali Samarinda Buka Nikah Massal, Tekankan Pentingnya Membangun Keluarga Tangguh

POLITIKAL.ID – Sebanyak lima pasangan mengikuti kegiatan sosial nikah massal yang diselenggarakan PT Mahakarya Organizer Grup di Samarinda, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri yang menekankan pentingnya membangun keluarga yang kuat dan harmonis sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera.

Di hadapan lima pasangan pengantin dan tamu undangan yang hadir, Saefuddin mengatakan pernikahan bukan sekadar prosesi seremonial atau penyatuan dua orang yang saling mencintai. Lebih dari itu, pernikahan merupakan awal dari perjalanan panjang yang akan menentukan masa depan sebuah keluarga.

“Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan penyatuan dua keluarga, dua harapan, dan dua perjalanan hidup yang akan dibangun bersama,” kata Saefuddin dalam sambutannya.

Pentingnya Ketahanan Keluarga bagi Pembangunan Daerah

Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Dari lingkungan keluarga yang baik akan lahir generasi yang memiliki karakter kuat, pendidikan yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan pembangunan daerah.

“Pernikahan adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang kuat, harmonis, dan sejahtera,” ujarnya.

Saefuddin menjelaskan, di tengah berbagai tantangan kehidupan modern saat ini, keberadaan keluarga yang tangguh menjadi kebutuhan yang sangat penting. Keluarga tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung, tetapi juga menjadi ruang pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, pendidikan, dan karakter kepada anak-anak.

“Di tengah tantangan kehidupan saat ini, membangun keluarga yang tangguh menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas kehidupan sosial masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, keluarga yang sehat dan harmonis akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sebaliknya, berbagai persoalan sosial yang muncul di masyarakat sering kali berakar dari lemahnya ketahanan keluarga.

“Dari keluarga yang baik akan lahir generasi yang berkarakter, berpendidikan, sehat, dan memiliki semangat untuk membangun daerah,” katanya.

Nikah Massal Berikan Kepastian Hukum bagi Pasangan

Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin mengapresiasi PT Mahakarya Organizer Grup yang menginisiasi kegiatan nikah massal bagi masyarakat. Menurutnya, program seperti ini tidak hanya membantu pasangan memperoleh legalitas pernikahan secara resmi, tetapi juga memberikan perlindungan hukum bagi keluarga yang dibangun.

“Kegiatan nikah massal memiliki nilai yang sangat positif. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh legalitas pernikahan, kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi pasangan suami istri maupun anak-anak di kemudian hari,” ujarnya.

Ia menilai legalitas pernikahan merupakan aspek penting yang berkaitan dengan hak-hak sipil keluarga, mulai dari administrasi kependudukan hingga kepastian hukum bagi anak yang lahir dari pernikahan tersebut.

Saefuddin Berpesan Jaga Komitmen dan Keharmonisan Rumah Tangga

Kepada lima pasangan yang mengikuti nikah massal, Saefuddin berpesan agar menjadikan momen tersebut sebagai titik awal membangun rumah tangga yang dilandasi keimanan, rasa saling menghormati, dan komunikasi yang baik.

“Saya mengajak seluruh pasangan untuk menjadikan pernikahan ini sebagai awal membangun rumah tangga yang dilandasi keimanan, rasa saling menghormati, dan komunikasi yang baik,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan mulus. Dalam perjalanan berumah tangga, akan ada berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama oleh pasangan suami istri.

Karena itu, menurutnya, komitmen menjadi salah satu modal utama untuk menjaga keutuhan keluarga.

“Peliharalah komitmen dalam suka maupun duka. Rumah tangga yang harmonis tidak dibangun dalam satu hari, tetapi melalui proses panjang yang dipenuhi kesabaran, pengertian, dan kebersamaan,” ujarnya.

Saefuddin juga berharap setiap keluarga mampu menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang dan pendidikan karakter bagi anak-anak. Dengan demikian, keluarga tidak hanya berfungsi sebagai unit sosial terkecil, tetapi juga menjadi tempat lahirnya generasi penerus yang berkualitas.

“Bangun keluarga yang menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang, pendidikan karakter, serta nilai-nilai moral bagi generasi penerus,” katanya.

Menurut Saefuddin, ukuran kebahagiaan dalam rumah tangga tidak selalu ditentukan oleh kemewahan atau kekayaan materi. Yang lebih penting adalah kemampuan pasangan untuk saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Saya percaya bahwa kebahagiaan keluarga tidak diukur dari kemewahan, tetapi dari kemampuan untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan terus bertumbuh bersama,” tuturnya.

Harapan Nikah Massal Jadi Inspirasi Program Sosial

Di akhir sambutannya, Saefuddin berharap kegiatan nikah massal dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menghadirkan program-program sosial yang membawa dampak positif dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pasangan pengantin yang telah resmi memulai kehidupan baru sebagai suami istri.

“Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberikan keberkahan, rezeki yang baik, kesehatan, serta keturunan yang membanggakan,” ucapnya.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button