
POLITIKAL.ID – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memimpin langsung kegiatan gotong royong pembersihan kawasan Teras Samarinda, Minggu (26/4/2026). Aksi ini dilakukan menyusul kondisi kawasan tersebut yang dipenuhi sampah dan sisa material usai aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Gotong Royong Bersihkan Teras Samarinda Usai Aksi Unjuk Rasa
Ratusan warga bersama petugas kebersihan tampak berjibaku membersihkan area publik tersebut sejak pagi hari. Mereka memungut sampah, menyapu jalan, hingga mengangkut sisa-sisa material yang berserakan agar kawasan kembali bersih dan nyaman digunakan masyarakat.
Saefuddin Zuhri yang turun langsung ke lapangan mengaku bangga dengan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan keindahan kota.
“Saya sangat bangga melihat semangat gotong royong masyarakat hari ini. Ini menunjukkan bahwa warga Samarinda memiliki kepedulian tinggi terhadap kotanya,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kota ini milik kita bersama. Menjaga kebersihan dan keindahan kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau petugas kebersihan saja,” tegasnya.
Semangat Gotong Royong Cerminkan Budaya Masyarakat
Ia menilai, semangat gotong royong seperti ini menjadi cerminan budaya masyarakat yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Gotong royong adalah nilai yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita. Hari ini kita buktikan bahwa semangat itu masih hidup dan kuat,” katanya.
Selain membersihkan kawasan, kegiatan ini juga menjadi bentuk respon cepat pemerintah terhadap kondisi fasilitas publik agar segera dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kita ingin memastikan ruang publik seperti Teras Samarinda tetap nyaman, aman, dan bersih untuk digunakan. Karena ini adalah salah satu wajah kota yang menjadi kebanggaan kita bersama,” jelas Saefuddin.
Imbauan Jaga Kebersihan Saat Menyampaikan Aspirasi
Ia juga mengingatkan bahwa setiap kegiatan, termasuk aksi penyampaian aspirasi, harus tetap memperhatikan ketertiban dan kebersihan lingkungan.
“Menyampaikan aspirasi itu hak semua warga, tetapi menjaga kebersihan dan ketertiban juga menjadi tanggung jawab bersama. Jangan sampai setelah kegiatan, justru meninggalkan masalah baru,” ujarnya.
Apresiasi untuk Petugas Kebersihan dan Partisipasi Warga
Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin juga mengapresiasi kerja keras petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota.
“Kami sangat mengapresiasi para petugas kebersihan yang setiap hari bekerja tanpa kenal lelah. Hari ini mereka bersama masyarakat menunjukkan sinergi yang luar biasa,” katanya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan memicu kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kita tidak harus menunggu momen tertentu untuk bergotong royong. Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tambahnya.
Teras Samarinda Kembali Bersih
Sementara itu, suasana gotong royong bersihkan Teras Samarinda berlangsung penuh kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga orang tua, terlihat antusias ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Beberapa warga mengaku ikut turun langsung karena merasa memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan kota.
Dengan adanya gotong royong ini, kawasan Teras Samarinda yang sebelumnya penuh dengan sampah kini kembali bersih dan tertata. Aktivitas masyarakat pun kembali berjalan normal, dan ruang publik tersebut dapat kembali warga sekitar nikmati.
Saefuddin Zuhri berharap semangat kebersamaan dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Samarinda.
“Kita jaga kota ini bersama-sama. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tutupnya.
(Redaksi)
