DPRD Samarinda Salurkan Mesin Press, Warga Sempaja Mulai Kelola Sampah Jadi Bernilai

POLITIKAL.ID – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, menyalurkan mesin press sampah kepada Bank Sampah Pelangi di RT 18 Sempaja Lestari Indah, Samarinda, Sabtu (25/4/2026). Bantuan ini mendorong warga mengelola sampah menjadi bernilai ekonomi.
Ia menyerahkan bantuan tersebut usai kegiatan sosialisasi Raperda sempadan sungai di kawasan tersebut.
Mesin Press Tingkatkan Nilai Jual Sampah
Andriansyah menjelaskan, mesin press membantu warga meningkatkan harga jual sampah anorganik seperti botol, plastik, dan kertas.
“Kalau botol biasa mungkin seribu per kilo, setelah dipress bisa sampai empat ribu. Jadi nilainya meningkat,” ujarnya.
Ia menilai, pengolahan ini membuat sampah memiliki nilai tambah dan tidak lagi dianggap sebagai beban.
Warga Didorong Kelola Sampah dari Rumah
Andriansyah juga menyiapkan bantuan alat pencacah sampah organik. Warga dapat mengolah sisa makanan, kulit buah, dan ampas kopi menjadi kompos.
Warga nantinya memasukkan hasil cacahan ke lubang biopori agar cepat terurai.
“Harapannya setiap RT nantinya di Samarinda bisa menjalankan program ini. InsyaAllah tidak ada sampah lagi yang harus kita buang ke TPS, kecuali limbah B3,” katanya.
Kurangi Beban Sampah Kota
Ia menegaskan, program ini membantu pemerintah mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS. Warga dapat mengelola sebagian besar sampah langsung dari rumah.
Langkah ini juga meringankan kerja Dinas Lingkungan Hidup dalam penanganan sampah kota.
RT 18 Jadi Percontohan
Andriansyah memilih RT 18 sebagai lokasi awal karena warganya kompak dan siap menjalankan program.
“Kalau mau mulai sesuatu yang baik, mulai dari yang mudah dulu. Di sini warganya kompak, jadi lebih memungkinkan,” jelasnya.
Program Akan Diperluas
Andriansyah akan memperluas program ini ke wilayah lain di Samarinda. Ia menargetkan setiap RT bisa menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri.
Ia optimistis program ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi sampah sekaligus meningkatkan ekonomi warga.
(ADV)
