Empat Nama Calon Pejabat BI Masuk DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur
POLITIKAL.ID – Komposisi pimpinan Bank Indonesia (BI) berpotensi mengalami perubahan setelah Presiden Prabowo Subianto mengirimkan empat nama calon pejabat bank sentral kepada DPR RI.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, pihaknya telah menerima Surat Presiden (Supres) yang memuat usulan tersebut. Empat nama yang diajukan yakni Destry Damayanti, Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan Muh. Anwar Bashori.
Puan menyampaikan informasi tersebut dalam konferensi pers di Gedung DPR, Rabu (12/8/2026).
Menurut Puan, DPR akan menjalankan proses seleksi sesuai mekanisme yang berlaku sebelum Presiden menetapkan dan melantik pejabat terpilih.
“Jadi nama-nama tersebut nantinya akan kami proses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR, untuk kami pilih dan kami saring nama-nama yang kemudian akan dilantik oleh presiden,” kata Puan.
Empat Nama Calon Pejabat BI: Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Dari empat nama tersebut, Destry Damayanti mendapat usulan untuk mengisi posisi Gubernur BI.
Prabowo mengajukan Destry setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI secara mendadak pada akhir Juli 2026.
Sementara itu, Presiden mengusulkan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI.
Adapun Solikin M. Juhro dan Muh. Anwar Bashori masuk dalam usulan untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI.
Keempat kandidat memiliki pengalaman di lingkungan Bank Indonesia sehingga tidak asing dengan kebijakan dan tugas bank sentral.
Aida S. Budiman Berpengalaman di Bidang Moneter
Aida S. Budiman memiliki pengalaman dalam menangani kebijakan moneter BI. Ia mulai menempati posisi strategis sebagai Asisten Gubernur pada 2020.
Dalam posisi tersebut, Aida menangani kebijakan moneter dan bauran kebijakan bank sentral.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Deputi Gubernur BI sejak akhir 2021. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dari rekam jejak Aida di bank sentral.
Jika DPR memberikan persetujuan, Aida akan mengemban posisi Deputi Gubernur Senior BI.
Solikin M. Juhro dan Anwar Bashori Punya Rekam Jejak di BI
Solikin M. Juhro juga memiliki pengalaman panjang di lingkungan Bank Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Institut BI sebelum kemudian menduduki posisi Asisten Gubernur BI sejak awal 2024.
Sementara itu, Muh. Anwar Bashori memulai perjalanan kariernya sebagai pimpinan sejumlah departemen di BI pada 2016.
Anwar kemudian mendapat amanah sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI. Presiden kini mengusulkan namanya untuk posisi Deputi Gubernur BI.
Pengalaman keempat kandidat di lingkungan bank sentral menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian dalam proses pergantian pejabat BI.
DPR Tunggu Masa Sidang Berikutnya
DPR belum langsung membahas empat nama tersebut karena parlemen masih berada dalam masa reses.
Puan mengatakan DPR akan memulai proses pembahasan setelah masa sidang berikutnya berlangsung. Parlemen akan menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan sebelum menentukan nama yang nantinya akan Presiden lantik.
Proses tersebut menjadi bagian penting dalam pergantian pejabat BI yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, serta perekonomian nasional.
Jadwal Presiden Sampaikan RAPBN 2027
Di tengah proses pengusulan calon pejabat BI, DPR juga menyiapkan agenda besar terkait RAPBN 2027.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan RAPBN 2027 beserta nota keuangan dalam Sidang Paripurna DPR pada Jumat (14/8/2026).
Penyampaian RAPBN tersebut akan menjadi awal pembahasan anggaran negara untuk tahun 2027 antara pemerintah dan DPR.
Agenda tersebut sekaligus menjadi salah satu agenda utama DPR setelah menjalani masa reses.
(Redaksi)




