Andi Harun Sebut Borneo FC Layak Juara Meski Finis Runner-up Super League 2025-2026

POLITIKAL.ID – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut menyaksikan langsung pesta gol Borneo FC Samarinda saat membungkam Malut United dengan skor telak 7-1 pada laga pekan terakhir Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Sabtu (23/5/2026).
Kemenangan besar tersebut sekaligus memastikan Pesut Etam finis sebagai runner-up klasemen akhir Super League musim ini.
Atmosfer Stadion Segiri Meriah, Borneo FC Tampil Agresif Sejak Awal
Atmosfer Stadion Segiri berlangsung meriah sejak awal pertandingan. Ribuan suporter memenuhi tribun untuk memberikan dukungan kepada Borneo FC yang tampil agresif sepanjang laga.
Tujuh gol kemenangan Pesut Etam masing-masing dicetak oleh Mariano Peralta dua gol pada menit ke-7 dan 11, Juan Villa menit ke-12, Koldo Obieta menit ke-26 dan 57, Muhammad Sihran menit ke-78, serta Kaio Nunes pada injury time menit 90+3.
Sementara satu-satunya gol balasan Malut United dicetak Frets Butuan.
Andi Harun Apresiasi Perjuangan Borneo FC Sepanjang Musim
Usai pertandingan, Andi Harun memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Borneo FC sepanjang musim kompetisi.
Menurutnya, permainan yang ditunjukkan para pemain dalam laga terakhir tersebut sangat luar biasa dan memperlihatkan mental bertanding yang kuat.
“Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Semangat juang penggawa Borneo dari menit awal sampai terakhir tidak pernah surut,” ujar Andi Harun.
Ia mengatakan secara perolehan poin, Borneo FC sebenarnya sejajar dengan Persib Bandung yang keluar sebagai juara Super League musim ini.
“Poin kita dengan Persib sama, 79. Kita hanya kalah di head to head,” katanya.
Peluang Juara Borneo FC Sempat Terbuka Lebar
Andi Harun mengaku sebelumnya optimistis Borneo FC memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara, terutama ketika memasuki lima pertandingan terakhir kompetisi.
Menurutnya, lawan-lawan yang Pesut Etam hadapi relatif berada di bawah level permainan Borneo FC, sementara Persib harus menghadapi tim-tim papan atas.
“Sebelumnya saya katakan sebenarnya peluang kita itu besar. Di lima sisa pertandingan terakhir pada saat poin kita sama, kita memiliki peluang besar karena lawan kita relatif di bawah level kita sementara Persib rata-rata lawannya kelas atas,” ujarnya.
Namun hasil kurang maksimal di salah satu laga sebelumnya membuat peluang juara Borneo FC akhirnya lepas.
“Cuma kita kemarin di pertandingan terakhir gagal meraup poin dan pertemuan Persib dengan PSM juga draw, itu yang menyebabkan kita selisih poin dengan Persib,” katanya.
Borneo FC Runner-up, Andi Harun Ajak Semua Pihak Tetap Optimistis
Meski gagal menjadi juara, Andi Harun menilai Borneo FC tetap layak mendapatkan apresiasi tinggi atas performa mereka sepanjang musim.
Ia meminta seluruh pemain, manajemen, dan suporter menerima hasil tersebut dengan lapang dada dan menjadikannya motivasi untuk musim depan.
“Ini hasil yang harus kita terima dengan lapang dada. Kita runner-up dan momentum untuk musim yang akan datang kita harus bertekad merebut juara di Liga 1,” tegasnya.
Pemkot Samarinda Siap Dukung Penguatan Fasilitas Stadion
Terkait dukungan pemerintah terhadap klub kebanggaan masyarakat Samarinda itu, Andi Harun memastikan Pemerintah Kota Samarinda akan terus memberikan dukungan, khususnya dalam penguatan fasilitas stadion.
Menurutnya, dukungan terhadap infrastruktur olahraga menjadi bentuk apresiasi yang paling penting bagi perkembangan klub ke depan.
“Apresiasi pemerintah kota tentu akan diberikan dalam bentuk dukungan penguatan terhadap fasilitas stadion agar bisa tetap menjadi stadion kebanggaan bagi Borneo FC,” ujarnya.
Samarinda Jadi Tuan Rumah Event Sepak Bola Asia
Ia juga menyinggung koordinasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait persiapan event sepak bola tingkat Asia yang rencananya berpusat di Samarinda.
Menurutnya, sinergi antarpemerintah sangat dibutuhkan di tengah kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami penurunan.
“Kita sama-sama tahu kondisi keuangan daerah baik kota maupun pemerintah provinsi mengalami penurunan sehingga tidak bisa sukses ini ditanggung oleh satu dua pihak saja,” katanya.
Namun demikian, Andi Harun optimistis seluruh tantangan dapat dihadapi apabila semua pihak mampu membangun kolaborasi bersama.
“Tapi kalau kita mampu berkolaborasi, insya Allah semua masalah bisa kita hadapi bersama,” pungkasnya.
(Redaksi)
