Daerah

Andi Harun Soroti Potensi PAD Dermaga Harapan Baru, Konsep Diminta Diperkuat

POLITIKAL.ID –  Rencana pembangunan Dermaga Harapan Baru di Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, belum langsung diarahkan ke tahap Detail Engineering Design (DED). Wali Kota Samarinda Andi Harun justru meminta konsep kawasan tersebut diperkuat agar pembangunan tidak berujung pada investasi besar tanpa manfaat ekonomi yang jelas bagi daerah.

Andi Harun menilai pemerintah perlu memastikan terlebih dahulu fungsi utama kawasan tersebut. Pasalnya, konsep awal masih memuat sejumlah aktivitas, mulai dari tambatan tugboat, logistik, perikanan, UMKM hingga ruang publik.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat presentasi konsep Dermaga Harapan Baru bersama konsultan mitra Dinas Perhubungan di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda.

Andi Harun Minta Fungsi Utama Dermaga Diperjelas

Menurut Andi Harun, pemerintah masih memiliki kesempatan untuk mengoreksi konsep sebelum masuk ke tahap DED. Karena itu, konsultan dan perangkat daerah harus menentukan fungsi utama sekaligus fungsi pendukung kawasan.

“Konsep ini perlu diperkuat, terutama dalam menentukan fungsi utama kawasan dan memastikan investasi memberikan manfaat ekonomi,” kata Andi Harun.

Ia mengatakan sejumlah fungsi memang dapat berada dalam satu kawasan. Namun, pemerintah harus memiliki prioritas agar pembangunan tidak kehilangan arah.

“Dermaga Harapan Baru ini sebenarnya mau dijadikan apa? Jika ada empat fungsi, tetapkan mana fungsi utamanya dan mana fungsi pendukungnya,” ujarnya.

Dengan penetapan fungsi utama, pemerintah dapat menentukan desain kawasan, kebutuhan infrastruktur serta pola pengelolaan secara lebih tepat.

Potensi PAD Dermaga Harapan Baru Jadi Perhatian

Selain fungsi kawasan, Andi Harun turut menyoroti aspek ekonomi dari rencana pembangunan tersebut. Ia meminta pemerintah menghitung secara cermat potensi pendapatan yang dapat dihasilkan Dermaga Harapan Baru.

Menurutnya, pembangunan dengan nilai investasi besar harus memiliki perhitungan bisnis yang jelas. Pemerintah juga perlu memastikan pendapatan kawasan mampu memberikan manfaat terhadap keuangan daerah.

“Kalau kita hitung dengan potensi PAD yang tadi disampaikan, sampai kapan pun tidak akan kembali modal. Untuk apa kita bikin kalau tidak ekonomis, jika urusan PAD, harus ada business plan-nya,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah tidak ingin pembangunan dermaga hanya menghasilkan fasilitas fisik. Pemkot Samarinda juga ingin melihat aktivitas ekonomi yang mampu mendukung keberlanjutan pengelolaan kawasan.

Fungsi Tambatan Tugboat Akan Dikaji Kembali

Rencana penggunaan Dermaga Harapan Baru sebagai lokasi tambatan tugboat menjadi salah satu bagian yang perlu dikaji lebih lanjut.

Andi Harun mempertimbangkan perubahan sistem operasional pelayaran yang kini berjalan selama 24 jam. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebutuhan kapal untuk melakukan aktivitas tambatan di kawasan Harapan Baru.

Dengan demikian, pemerintah perlu melihat kembali proyeksi aktivitas tugboat sebelum menetapkan fungsi tersebut sebagai kegiatan utama dermaga.

Langkah ini penting agar pemerintah tidak mengalokasikan anggaran besar untuk fasilitas yang nantinya memiliki tingkat pemanfaatan rendah.

Andi Harun Usulkan Kawasan Terpadu Perikanan

Sebagai alternatif pengembangan, Andi Harun mengusulkan Dermaga Harapan Baru mengusung konsep kawasan terpadu yang menggabungkan transportasi sungai, logistik dan perikanan.

Konsep tersebut dapat menghubungkan aktivitas kapal nelayan dengan fasilitas pendukung perikanan di sekitar kawasan.

Selain itu, pemerintah dapat mengintegrasikan kawasan Harapan Baru dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta fasilitas cold storage yang berada di seberang.

“Jadi alurnya, kapal nelayan bongkar ikan, masuk ke cold storage, kemudian distribusi, lalu ada kawasan UMKM perikanan. Saya bayangkan kawasan ini menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan di Samarinda,” jelasnya.

Melalui konsep tersebut, aktivitas dermaga tidak hanya berfungsi sebagai tempat kapal bersandar. Kawasan juga dapat mendukung rantai ekonomi perikanan dari proses bongkar hasil tangkapan hingga distribusi dan kegiatan UMKM.

Infrastruktur Tepian Sungai Ikut Diperhatikan

Di samping aspek ekonomi, Andi Harun meminta pemerintah memperhatikan kondisi fisik kawasan. Salah satunya terkait erosi di tepian sungai.

Ia meminta pembangunan turap masuk dalam perencanaan kawasan sehingga penanganan tepian sungai dapat terintegrasi dengan desain Dermaga Harapan Baru.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah dapat menyesuaikan kebutuhan perlindungan tepian sungai dengan rencana pengembangan kawasan secara keseluruhan.

Empat Aspek Jadi Dasar Penyempurnaan Konsep

Andi Harun kemudian meminta perangkat daerah dan konsultan menyempurnakan konsep Dermaga Harapan Baru sebelum masuk ke tahap perencanaan berikutnya.

Ia menekankan empat hal yang harus menjadi perhatian. Pertama, pemerintah harus menetapkan fungsi utama kawasan secara jelas.

Kedua, pemerintah perlu memastikan perhitungan bisnis berjalan logis. Ketiga, kebutuhan infrastruktur harus sesuai dengan fungsi kawasan.

Keempat, pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan penyempurnaan tersebut, Pemkot Samarinda berharap Dermaga Harapan Baru tidak hanya menjadi proyek pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga ingin kawasan itu mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink เว็บสล็อตสมัครบาคาร่าเว็บสล็อตcasino real moneyเว็บสล็อตpusulabet güncel girişcasino sitelericrypto casinocasibomstake girişmarsbahis girişbetpipocasibomjojobetjojobetholiganbetRoyal ReelsBetpipoVipparkazino888betbomGalabetimajbetcasibomcasibomzlibraryzlibraryz-librarybetparkjojobetjojobetjojobetdeneme bonusuPadişahbetholiganbetjojobetjojobetPadişahbetDeneme bonusumarsbahisjojobet