Advertorial

DPRD Samarinda Tampung Keluhan BPJS Kesehatan dan Infrastruktur Lingkungan di Samarinda Ilir

POLITIKAL.ID – Persoalan layanan BPJS Kesehatan, minimnya penerangan lingkungan, hingga kebutuhan beasiswa pendidikan mendominasi aspirasi warga Kecamatan Samarinda Ilir saat reses masa sidang kedua 2026 Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan reses berlangsung di Jalan Damai, Kelurahan Sidodamai. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga hadir untuk menyampaikan kebutuhan prioritas di lingkungan mereka.

Warga Soroti Pendidikan, Infrastruktur, dan BPJS

Dalam pertemuan tersebut, warga meminta perhatian terhadap program beasiswa mahasiswa dan perbaikan penerangan lampu jalan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga mengadukan persoalan BPJS Kesehatan yang tidak lagi aktif akibat kebijakan pemerintah pusat.

“Aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan bantuan pendidikan, penerangan lingkungan, dan persoalan BPJS kesehatan. Kami akan mencoba menindaklanjuti dan memfasilitasi kebutuhan warga tersebut,” ujar Latisi.

Reses Jadi Wadah DPRD Dengar Keluhan Masyarakat

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menjelaskan, masa reses menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menyerap usulan warga, tetapi juga menyampaikan hasil kerja legislator selama menjabat.

“Melalui reses ini kami bisa mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyampaikan apa saja yang telah kami kerjakan selama menjadi anggota DPRD,” katanya.

Aspirasi Akan Diperjuangkan Masuk Anggaran 2027

Latisi menuturkan, seluruh usulan masyarakat nantinya dirangkum dalam laporan resmi per daerah pemilihan. DPRD kemudian membawa laporan itu ke rapat paripurna sebagai rekomendasi kepada Pemerintah Kota Samarinda.

Ia berharap kebutuhan dasar masyarakat, terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lingkungan, bisa menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran tahun depan.

“Setiap usulan yang masuk saat reses akan kami perjuangkan agar dapat dibahas dalam anggaran 2027,” tutupnya.

(Adv)

Show More

Related Articles

Back to top button