Umum

Kawasan Tepian Pasar Pagi Jadi Kantong Parkir, PKL Dilarang Berjualan

POLITIKAL.ID, SAMARINDA – Penataan parkir menjadi salah satu indikator yang dilakukan untuk pembenahan dalam program 100 hari kerja wali kota dan wawali Samarinda, Andi Harun – Rusmadi.

Saat ini parkir di kawasan Pasar Pagi yang paling intens disoroti untuk dilakukan pembenahan.

Setelah langkah menaruh barier atau pembatas jalan beton pada titik yang menjadi larangan tempat parkir kendaraan pada kawasan tersebut, selanjutnya pemkot Samarinda tengah mempersiapakan kantong parkir di lahan Dermaga Pasar Pagi tepat di depan Masjid Raya.

“Harapan saya tanggal 4 atau 5 Juni mendatang aktivitas pedagang di sana sudah bisa ditertibkan, karena ini perintah wali kota yang menginginkan ada kantong parkir khusus di kawasan Pasar Pagi,” ujar Asisten I, Tejo Sutarnoto, Jumat (28/5/2021).

Mantan Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda ini menjelaskan, jika penertiban PKL buah di kawasan dermaga merupakan desakan warga yang berharap langkah konkrit dari pemerintah.

Terutama yang mempertanyakan kenapa para pedagang kembali beraktivitas di kawasan tersebut setelah pernah ditertibkan oleh pemerintah.

Maka, ia berharap Kepala Satpol PP untuk segera berkomunikasi dengan pedagang buah di kawasan tersebut untuk dilakukan pendekatan secara persuasif mensosialisasikan langkah pemerintah ini dalam mewujudkan parkir yang tertib.

“Setidaknya setelah dilakukan pendekatan, mereka bisa segera pindah sebelum tanggal 4 Juni nanti, sehingga di lahan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kantong parkir,” imbuh Tejo lagi.

Sedangkan terkait kapal-kapal kayu yang masih bersandar di kawasan tersebut, Tejo juga menyarankan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk berkomunikasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda.

“Takutnya ada kerja sama antara pemilik kapal dengan KSOP terkait aktivitas bongkar muat barang di dermaga tersebut, jadi perlu untuk dikomunikasikan. Jika tidak ada maka aktivitas kapal ini bisa kita pindahkan ke dermaga yang ada di Sungai Kunjang,” kata Tejo.

Ia menginginkan dalam melaksanakan aksi di lapangan nanti, antara Satpol dan Dishub bisa saling bahu membahu mendukung dalam memuluskan niatan menjadikan Samarinda tertib dari parkir dan PKL.

Untuk itu, pentingnya menghilangkan ego sektoral. Hal ini mengingat aksi yang dijalankan juga sudah sesuai arahan yang diminta Wali Kota.

“Terpenting setelah misi tadi sudah berhasil dijalankan, maka wajib juga bagi kita untuk konsisten selalu melakukan pengawasan dan menaruh personel yang bisa memantau setiap saat agar aktivitas yang sebelum dilarang tadi tidak terulang lagi di sana,” tutupnya. (*)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink Galabet Girişsweet bonanza oynastake girişz libraryVipparkPadişahbetnon gamstop casinosgambling not on gamstopgambling not on gamstopcasinos not on gamstoponline casinosonline casinosbetparkbetparknon gamstop casinosnon gamstop casinoscasino sitesเว็บสล็อตเว็บสล็อตเว็บสล็อตnon gamestoponline casinosnot on gamstopnon gamestoponline casino Deutschlandpayid online casinoonline casinoscasinos not on gamstopcasinos not on gamstopneue wettanbieter ohne oasiswettanbieter vergleichwettanbieter ohne oasiswettanbieter ohne lugascasinos not on gamstopcasino real moneyPadişahbetonline gambling real moneycasinos onlineanonymous casinossweepstakes casinoscasino real moneybest online casinosonline casinosonline casinosbest online casinosonline casinocasinos onlinenew online casinolist of sweepstakes casinosonline casinossocial casinosocial casinosuperbetinsuperbetinsuperbetinankara escortz-libraryjojobetjojobetcasinomilyonjojobetThe Pokies reviewholiganbet