Lomba Kampung Merah Putih Anggana Jadi Momentum Hidupkan Gotong Royong Warga
POLITIKAL.ID — Semangat gotong royong kembali terlihat di sejumlah lingkungan warga Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui Lomba Kampung Merah Putih, warga di sembilan desa tidak hanya mempercantik lingkungan dengan nuansa merah putih, tetapi juga bergotong royong membenahi berbagai fasilitas di tingkat RT.
Camat Anggana Rendra Abadi mengatakan, penilaian Lomba Kampung Merah Putih telah menyambangi sembilan desa yang ada di Kecamatan Anggana.
Menurutnya, setiap desa memiliki kreativitas masing-masing dalam menata lingkungan. Namun, tujuan utama kegiatan tersebut bukan semata-mata mencari pemenang.
“Tujuan kami mengadakan Lomba Kampung Merah Putih ini yang pertama adalah meningkatkan kembali jiwa nasionalisme dan kebersamaan antarwarga,” kata Rendra, Rabu (12/8/2026).
Warga Anggana Gotong Royong Benahi Lingkungan
Rendra melihat persiapan mengikuti lomba justru menjadi momentum bagi warga untuk kembali membangun kebersamaan.
Masyarakat secara swadaya memperbaiki berbagai fasilitas dan menata lingkungan agar terlihat lebih bersih, rapi dan nyaman.
Sejumlah warga membangun gapura, memasang bendera serta umbul-umbul, memperbaiki taman, menata taman PKK hingga membenahi pos kamling.
“Dengan adanya lomba ini kita lihat sendiri bagaimana masyarakat bergotong royong untuk menyiapkan RT-nya masing-masing,” ujarnya.
Menurut Rendra, keterlibatan warga menjadi salah satu nilai penting yang ingin dibangun melalui Lomba Kampung Merah Putih.
Ia berharap semangat tersebut tidak hanya muncul ketika ada perlombaan atau momentum peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan masyarakat.
Lomba Kampung Merah Putih Digelar Bergilir
Pemerintah Kecamatan Anggana juga menyiapkan mekanisme lomba secara bergilir agar seluruh RT memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
RT yang sudah mengikuti lomba tahun ini tidak diperbolehkan kembali menjadi peserta pada tahun berikutnya.
“Lomba seperti ini kami akan terus lakukan setiap tahunnya. RT yang sudah mengikuti lomba tahun ini tidak boleh lagi mengikuti tahun depan,” jelasnya.
Rendra mengatakan sistem tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan pembenahan lingkungan di seluruh wilayah Kecamatan Anggana.
Dengan sistem bergilir, setiap RT akan memiliki kesempatan untuk menata lingkungan sekaligus menunjukkan kreativitas dan potensi wilayah masing-masing.
“Jadi ke depannya semua RT nantinya akan bagus,” katanya.
Ia berharap berbagai fasilitas dan lingkungan yang telah dibenahi warga tetap dirawat meskipun rangkaian perlombaan telah selesai.
Kecamatan Anggana Bagikan Bendera Merah Putih
Selain menggelar Lomba Kampung Merah Putih, Kecamatan Anggana juga membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pemerintah desa.
Pembagian bendera tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Kutai Kartanegara untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kami berdasarkan instruksi dari Pak Bupati, kemarin sudah diserahkan pemberian Merah Putih dan disuruh teruskan kepada seluruh desa yang ada di kecamatan kami,” kata Rendra.
Bendera yang diterima kemudian diteruskan kepada masyarakat untuk dipasang di rumah maupun lingkungan masing-masing.
Semarak Kemerdekaan Didorong Berdampak pada Pembangunan Desa
Bagi Rendra, semarak kemerdekaan tidak cukup hanya ditandai dengan banyaknya bendera Merah Putih yang terpasang di lingkungan warga.
Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan juga harus mampu mendorong kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan pembangunan desa.
Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman. Partisipasi warga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
“Memang ada nilai plusnya dari kemerdekaan ini, teman-teman bergotong royong untuk membangun desa masing-masing,” pungkas Rendra.
(Redaksi)

