Pemkot Samarinda Konsisten Gelar Agenda Rutin Samarinda untuk Dongkrak PAD
POLITIKAL.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara berkala melaksanakan berbagai acara besar untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Langkah strategis ini mendapat respons positif dari berbagai pihak karena mampu menarik kunjungan warga dari luar daerah secara signifikan. Anggota legislatif meyakini bahwa konsistensi pelaksanaan acara tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Daya Tarik Baru di Kawasan Stadion Segiri
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal, memberikan pandangannya mengenai dampak ekonomi dari kegiatan-kegiatan tersebut pada Rabu (1/6/2026). Ia menjelaskan bahwa rangkaian acara yang berpusat di kawasan Stadion Segiri menjadi contoh nyata tentang bagaimana sebuah kegiatan massal menciptakan daya tarik baru. Kehadiran agenda rutin Samarinda ini secara langsung berfungsi sebagai magnet yang mendatangkan banyak pengunjung dari berbagai wilayah.
Menurut Joha Fajal, mobilitas masyarakat yang tinggi ke dalam kota akan memicu perputaran uang yang lebih besar. Sektor-sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pihak yang paling merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Ketika ribuan orang berkumpul, permintaan terhadap produk kuliner, kerajinan tangan, dan jasa transportasi lokal otomatis mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
“Pemerintah daerah memang harus mengambil langkah konkret ini. Tanpa adanya acara berkala, instansi terkait akan kesulitan mengundang masyarakat luar untuk datang berkunjung ke kota ini. Melalui agenda rutin Samarinda yang terjadwal dengan baik, arus keluar masuk orang menjadi jauh lebih tinggi,” ujar Joha Fajal saat memberikan keterangan kepada media.
Joha Fajal menambahkan bahwa fenomena ini tidak sekadar memberikan sarana hiburan yang terjangkau bagi warga. Lebih dari itu, sektor informal seperti pedagang kaki lima dan penyedia jasa parkir juga mendapatkan ruang untuk memperoleh penghasilan tambahan. Keberadaan pasar malam, festival budaya, atau pameran produk lokal mampu mengaktifkan simpul-simpul ekonomi yang selama ini kurang produktif.
Harapan Keberlanjutan Event dan Peningkatan Target Pendapatan Daerah
Oleh karena itu, Komisi II DPRD Kota Samarinda mendorong instansi terkait agar terus mengembangkan konsep kegiatan ini secara kreatif. Dinas-dinas terkait harus merancang acara penunjang yang variatif agar minat masyarakat luar daerah tidak menurun. Pola pengembangan yang matang akan memastikan bahwa manfaat ekonomi dari perhelatan ini tidak hanya terjadi sesaat atau bersifat musiman.
Tujuan utama dari pengelolaan acara yang berkesinambungan ini adalah untuk memperkuat struktur keuangan daerah secara mandiri. Ketika omzet para pelaku usaha meningkat, retribusi daerah dan sektor pajak hiburan juga akan memberikan kontribusi yang lebih stabil. Skenario jangka panjang inilah yang nantinya mampu menopang target pencapaian PAD Kota Samarinda secara konsisten dari tahun ke tahun.
Pada akhir penjelasannya, Joha Fajal menegaskan bahwa Pemkot Samarinda tidak bisa bekerja sendirian dalam mengelola potensi ini. Pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi yang solid dengan asosiasi pengusaha, komunitas kreatif, serta pihak swasta selaku sponsor kegiatan. Sinergi ini sangat penting untuk meningkatkan standar kualitas dan profesionalisme dalam setiap penyelenggaraan acara di lapangan.
Melalui manajemen pengelolaan yang profesional, Samarinda dapat memperkuat posisinya sebagai kota pusat kegiatan utama di Provinsi Kalimantan Timur. Keberhasilan dalam mempertahankan kualitas agenda rutin Samarinda ini akan menjadi modal berharga bagi daerah untuk bersaing dengan kota-kota besar lainnya dalam menarik investasi dan kunjungan wisatawan.
(Redaksi)
