Nasional

Wakapolri Bakal Libatkan Preman Atasi Pandemi, Ini Tanggapan Demokrat

POLITIKAL.ID – Berita Nasional yang dikutip POLITIKAL.ID tentang tanggapan Demokrat soal rencana Wakapolri libatkan preman atasi pandemi.

Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto mengkritisi langkah Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang hendak melibatkan “jeger” atau preman pasar dalam penanganan COVID-19. Karena faktanya, keberadaan preman ini justru meresahkan masyarakat.

“Saya mengapresiasi semangat, komitmen dan langkah Wakapolri dalam merespons serta menangani penyebaran COVID-19 yang belum terkendali hingga saat ini. Namun semangat dan langkah itu akan menimbulkan persoalan baru dan kontra produktif apabila salah dalam mengambil kebijakan termasuk meligitimasi hadirnya “jeger” atau preman pasar dalam tugas dan kewenangan institusional formal,” kata Didik kepada wartawan, Minggu (13/9/2020).

Ketua DPP Partai Demokrat Departemen Hukum Dan Hukum HAM ini mengingatkan Wakapolri agar menghitung ulang secara cermat dampak dan eksesnya, termasuk dampak psikologis bagi masyarakat dan publik secara luas.

Kapolri juga tidak perlu menakut-nakuti masyarakat dengan hadirnya kelompok informal apalagi “jeger” atau preman pasar untuk menekan atau membuat tidak nyaman masyarakat.

“Pengetahuan publik selama ini, hadirnya “jeger” atau preman untuk beberapa kondisi dianggap sangat meresahkan dan mengganggu kamtibmas yang harus ditindak oleh polisi,” ujarnya.

Dengan adanya legitimasi yang akan diberikan oleh Wakapolri, sambung dia, tentu ini akan dianggap juga pengakuan dan penguatan terhadap aktivitas para preman ini.

Untuk itu, Ketua Umum Karang Taruna ini berharap kepada Wakapolri untuk tetap objektif, rasional dan selalu terukur dalam mengambil langkah dan kebijakan untuk melayani dan mengayomi masyarakat.

Wakapolri juga harus memahami dan menguasai peta penyebaran COVID-19 yang sesungguhnya, meng-update setiap perilaku dan psikologis masyarakat di saat pandemi, perilaku para aparat pemerintah dan para pemimpin saat ini.

“Karena perilaku masyarakat akan sangat ditentukan oleh para perilaku para pemimpinnya,” imbuhnya.

Selain itu, Didik menambahkan, Polri dan SDM-nya yang cukup maju dan dapat diandalkan saat ini, besar harapan bahwa Polri punya kepercayaan diri dan keyakinan bahwa aparat di bawahnya lebih dari mampu dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Tidak perlu melibatkan, apalagi berpotensi meligitimasi eksistensi “jeger” atau preman pasar,” kata Didik. (*)

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul “Demokrat Kritisi Rencana Wakapolri Libatkan Preman atasi Pandemi

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink Royal reelsstake girişgüvenilir bahis siteleriz libraryVipparkPadişahbetnon gamstop casinosgambling not on gamstopgambling not on gamstopcasinos not on gamstoponline casinosonline casinosbetparkbetparknon gamstop casinosnon gamstop casinoscasino sitesเว็บสล็อตเว็บสล็อตเว็บสล็อตnon gamestoponline casinosnot on gamstopnon gamestoponline casino Deutschlandpayid online casinoonline casinoscasinos not on gamstopcasinos not on gamstopneue wettanbieter ohne oasiswettanbieter vergleichwettanbieter ohne oasiswettanbieter ohne lugascasinos not on gamstopcasino real moneyPadişahbetonline gambling real moneycasinos onlineanonymous casinossweepstakes casinoscasino real moneybest online casinosonline casinosonline casinosbest online casinosonline casinocasinos onlinenew online casinolist of sweepstakes casinosonline casinossocial casinosocial casinoz-libraryThe Pokies reviewRovbetHitbet bonusเว็บสล็อตmeritkingmatbetjojobetjojobetholiganbetholiganbetsuperbetinsuperbetinbetcio