Daerah

Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026 Resmi Dimulai, 128 Atlet Bersaing Rebut 66 Medali

POLITIKAL.ID –  Federasi Panjat Tebing Indonesia Kalimantan Timur resmi menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok Umur Tahun 2026 di venue sport climbing Gelora Kadrie Oening, Selasa (12/5/2026).

Kejuaraan yang berlangsung hingga 16 Mei 2026 tersebut menjadi ajang penting dalam proses pembinaan atlet muda panjat tebing di Kalimantan Timur. Ratusan atlet dari berbagai daerah hadir untuk bersaing memperebutkan medali sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pelatih dan pengurus federasi.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, Kejurprov tahun ini juga diramaikan dengan lomba fotografi panjat tebing yang melibatkan komunitas fotografi dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Kehadiran lomba fotografi itu menjadi warna baru dalam pelaksanaan kejuaraan karena dinilai mampu mengabadikan momen perjuangan para atlet selama bertanding.

Kejurprov Panjat Tebing Kaltim Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Kejurprov Panjat Tebing 2026.

Menurutnya, olahraga panjat tebing merupakan cabang olahraga yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga membutuhkan keberanian, fokus, ketahanan mental, serta kemampuan mengambil keputusan dalam waktu cepat.

“Kejuaraan seperti ini sangat penting untuk pembinaan atlet muda. Dari ajang daerah seperti inilah nantinya lahir atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Saefuddin Zuhri.

Ia menilai pembinaan olahraga usia muda harus terus diperkuat agar regenerasi atlet berjalan baik. Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membentuk mental bertanding sejak dini.

“Anak-anak muda perlu diberikan ruang untuk berkembang dan berkompetisi. Semakin sering mereka mengikuti kejuaraan, maka pengalaman dan mental tanding mereka juga akan semakin matang,” katanya.

Lomba Fotografi Warnai Kejurprov Panjat Tebing 2026

Saefuddin juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba fotografi yang digelar bersamaan dengan Kejurprov. Menurutnya, fotografi olahraga memiliki peran penting dalam memperlihatkan perjuangan dan semangat atlet kepada masyarakat luas.

“Fotografi bisa mengabadikan momen perjuangan atlet saat bertanding. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana semangat, kerja keras, dan emosi atlet dapat dilihat dari sebuah karya visual,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Kalimantan Timur, Elly Luchritia Nova, mengatakan Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam proses pembinaan atlet muda di Kalimantan Timur.

Menurut Elly, FPTI Kaltim terus berupaya menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan agar atlet-atlet muda daerah mampu berkembang dan bersaing di level lebih tinggi.

“Kami percaya olahraga panjat tebing bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga keberanian, fokus, mental juang, dan semangat pantang menyerah dalam mencapai puncak prestasi,” ujarnya.

FPTI Kaltim Targetkan Lahir Atlet Berprestasi Nasional

Ia menjelaskan, melalui kejuaraan seperti ini pihaknya dapat melihat perkembangan kemampuan atlet-atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Kejuaraan ini menjadi wadah evaluasi hasil pembinaan daerah sekaligus sarana mencari bibit atlet potensial yang nantinya bisa dipersiapkan untuk ajang nasional,” katanya.

Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2026 diikuti sembilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur dengan total 128 atlet putra dan putri yang bertanding pada berbagai kategori usia.

Para atlet akan bertanding di sejumlah nomor perlombaan, mulai dari speed classic, speed world record, lead, hingga boulder. Seluruh nomor tersebut diperkirakan berlangsung kompetitif karena masing-masing daerah mengirimkan atlet terbaik hasil pembinaan mereka.

Kejurprov Panjat Tebing Kaltim Perebutkan 66 Medali

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi atlet, panitia menyiapkan total 66 medali yang terdiri dari 22 medali emas, 22 medali perak, dan 22 medali perunggu.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Kejurprov Panjat Tebing 2026 juga diharapkan mampu mempererat hubungan persaudaraan antaratlet dan daerah di Kalimantan Timur.

FPTI Kaltim berharap melalui kompetisi tersebut akan lahir generasi atlet panjat tebing yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat perkembangan olahraga panjat tebing di daerah.

(Redaksi)
Show More

Related Articles

Back to top button